Selain pertumbuhan dari charter, pendapatan ini juga ditopang oleh peningkatan volume penumpang dan kargo.
Sepanjang Januari hingga Maret 2025, Garuda Indonesia Group mengangkut 5,12 juta penumpang, terdiri dari 2,64 juta penumpang Garuda Indonesia dan 2,48 juta penumpang Citilink.
Tingkat keterisian kursi (seat load factor) tercatat sebesar 78,8%, naik 5% dibandingkan kuartal I 2024.
Di sektor kargo, volume angkutan meningkat 5% menjadi 58.145 ton, yang terdiri dari 34.715 ton oleh Garuda Indonesia dan 23.430 ton oleh Citilink.
Baca Juga: Spesial HUT ke-30 Telkomsel, Undi-Undi Hepi Tawarkan Berbagai Hadiah Fantastis, Berikut Daftarnya
Kinerja ini memperlihatkan akselerasi pemulihan bertahap pada lini bisnis kargo yang sempat mengalami perlambatan pasca pandemi.
Sementara itu, rata-rata ketepatan waktu penerbangan (On-Time Performance/OTP) Garuda Indonesia secara grup selama kuartal pertama mencapai 88,19%, menjadikannya salah satu maskapai dengan performa ketepatan waktu terbaik di kawasan regional.
Dari sisi keuangan, Garuda Indonesia juga berhasil mencatatkan arus kas bersih dari aktivitas operasi sebesar US$162,27 juta, meningkat 87,15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Meresapi Makna Waisak: Tradisi Sakral dari Grobogan hingga Jambi
Hal ini menunjukkan peningkatan efisiensi operasional dan penguatan likuiditas perusahaan.
Oleh karena berbagai kinerja baik tersebut, perusahaan mampu menekan kerugian bersih secara signifikan yaitu sebanyak 12,54% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, atau dari US$86,82 juta di kuartal I 2024, menjadi US$75,93 juta di kuartal I 2025.
Nilai rugi bersih tersebut terutama disebabkan oleh beban keuangan sebesar US$124,57 juta yang antara lain merupakan komitmen restrukturisasi pembiayaan, sebagai bagian dari strategi turn around jangka panjang.
“Kami menyikapi tren pertumbuhan ini dengan optimisme. Kinerja charter yang melonjak menjadi katalis penting dalam memperkuat pondasi bisnis.
Artikel Terkait
Tiket Lebaran Turun Harga, Garuda Indonesia Group Optimistis Pendapatan Naik
Garuda Indonesia Catat Kinerja Positif Saat Musim Lebaran 2025 dengan Ketepatan Waktu 87,28% dan Tingkat Keterisian Kursi di Atas 80%
Setiap Minggu, Garuda Indonesia Layani Pengiriman Ekspor Minyak Nilam Aceh ke Paris
Produk UMKM Binaan Kilang Pertamina Terbang Tinggi Bersama Garuda Indonesia
LOKER Pendukung Operasional Cargo Garuda Indonesia BO Yogyakarta untuk D3, Cek Kualifikasinya