PTPN IV PalmCo Raih SPE-GRK Pertama di Industri Perkebunan, Jadi Pelopor Perdagangan Karbon Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 11 Mei 2025 | 11:00 WIB
Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq saat mengunjungi pembangkit tenaga biogas cofiring Lubuk Dalam, Siak, Riau yang dikelola PTPN IV PalmCo. (Dok. PTPN IV PalmCo)
Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq saat mengunjungi pembangkit tenaga biogas cofiring Lubuk Dalam, Siak, Riau yang dikelola PTPN IV PalmCo. (Dok. PTPN IV PalmCo)

Lebih lanjut, Hanif meminta PTPN IV untuk mendaftarkan sertifikat tersebut ke pasar karbon nasional dan internasional.

Baca Juga: PTPN IV PalmCo Perluas Program TAMPAN ke Jambi, Dorong Ketahanan Pangan Nasional

"Nanti teman-teman PTPN bisa lakukan dual listing, pasar karbon Indonesia dan gold standar, sehingga dapat memperkuat revenue," imbaunya.

Sertifikat ini menjadi bukti konkret keberhasilan mitigasi emisi yang dilakukan oleh PTPN IV PalmCo melalui pemanfaatan limbah cair pabrik kelapa sawit (POME) menjadi energi bersih.

Berdasarkan verifikasi Tim Measurement, Reporting, and Verification (MRV) Kementerian LHK, Pembangkit Biogas Lubuk Dalam telah mengurangi emisi GRK sebesar 33.799 ton CO2e selama empat tahun terakhir, sesuai dengan Permen LHK No. 21 Tahun 2022.

Baca Juga: Konsistensi GCG Jadi Kunci PTPN IV PalmCo Dukung Wujudkan Ketahanan Pangan dan Energi

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam mempercepat dekarbonisasi dan menerapkan ekonomi sirkular.

"SPE GRK ini adalah langkah awal dari kami untuk tidak hanya fokus pada dekarbonisasi, namun juga langkah PTPN IV PalmCo untuk terlibat aktif dalam membangun ekosistem perdagangan karbon nasional," katanya.

Jatmiko mengakui tantangan yang dihadapi cukup besar, mengingat PalmCo baru terbentuk melalui penggabungan lima entitas pada akhir 2023.

Baca Juga: Hari Anti Korupsi Sedunia, PTPN IV PalmCo Raih Sertifikat SMAP dari TUV Rheinland

Meski demikian, perusahaan menargetkan agar dua fasilitas biogas lainnya, yaitu PTBg Tapung di Riau dan PLTBg Pasir Mandoge di Sumatera Utara, juga segera tersertifikasi.

Lebih dari itu, ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti bahwa produk CPO dari PTPN IV PalmCo memenuhi standar global, baik dari sisi keterlacakan maupun pengakuan terhadap program dekarbonisasi.

"PTPN IV PalmCo akan terus berkomitmen menjadi perusahaan pelopor dalam keberlanjutan di sektor perkebunan.

Baca Juga: PTPN IV PalmCo Siapkan Strategi untuk Dukung Program B35 Guna Hemat Penggunaan Bahan Bakar Fosil

"Kami berharap langkah-langkah yang kami ambil dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan, masyarakat, serta perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini