PTPN IV PalmCo Raih SPE-GRK Pertama di Industri Perkebunan, Jadi Pelopor Perdagangan Karbon Nasional

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 11 Mei 2025 | 11:00 WIB
Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq saat mengunjungi pembangkit tenaga biogas cofiring Lubuk Dalam, Siak, Riau yang dikelola PTPN IV PalmCo. (Dok. PTPN IV PalmCo)
Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq saat mengunjungi pembangkit tenaga biogas cofiring Lubuk Dalam, Siak, Riau yang dikelola PTPN IV PalmCo. (Dok. PTPN IV PalmCo)

Direktur Strategy dan Sustainability PTPN IV PalmCo Ugun Untaryo menjelaskan bahwa PTBg Cofiring PKS Lubuk Dalam merupakan salah satu proyek unggulan perusahaan dalam mendukung upaya dekarbonisasi.

“PTBg Lubuk Dalam memanfaatkan biogas yang berasal dari POME untuk menghasilkan energi bersih sebagai bahan bakar pengganti cangkang pada boiler,” ujarnya.

Baca Juga: Ribuan Petani Binaan PTPN IV PalmCo di Riau Segera Kantongi Sertifikasi Internasional RSPO

Fasilitas ini tidak hanya menghasilkan energi bersih dan mengurangi emisi metana, tetapi juga memberikan pendapatan tambahan dari pemanfaatan cangkang.

Selain itu, PTPN IV PalmCo memiliki 10 unit fasilitas methane capture lainnya yang beragam, seperti pembangkit listrik, cofiring, bio-CNG, dan sebagainya.

“Apapun bentuknya, pastinya POME harus diolah.

Baca Juga: Digitalisasi PTPN IV PalmCo Buat Mahasiswa Universitas Riau Berdecak Kagum

"Sehingga tujuan Pemerintah kita untuk mempercepat net zero emission sebelum 2060 bisa diwujudkan.

"Ditambah lagi, circular economy yang diterima juga memberi value lebih bagi pelaku industri,” lanjut Ugun.

Biogas Cofiring PKS Lubuk Dalam yang menerima sertifikat SPE-GRK ini juga telah terdaftar di IDX Carbon.

Baca Juga: Konsisten Cegah Stunting dan Wujudkan Keluarga Berencana, Anak Usaha PTPN IV PalmCo Raih Penghargaan BKKBN

“Kita sudah berhasil menjual 21.500 CO2e dan dengan hal tersebut PalmCo menjadi perusahaan perkebunan pertama di Indonesia yang bertransaksi di IDX Carbon atau perusahaan ke-4 untuk seluruh industri,” ungkapnya.

Ugun menyatakan optimisme bahwa proses sertifikasi untuk fasilitas energi terbarukan lainnya di bawah PalmCo akan berjalan lebih cepat.

Insya Allah dengan bantuan pak Menteri yang luar biasa dan dukungan seluruh pihak, untuk selanjutnya kami percaya akan lebih cepat menyelesaikan proses sertifikasi di pembangkit lainnya,” tutupnya.

Baca Juga: Kementerian BUMN Dorong Digitalisasi Berbasis IoT, Perkuat Hirilisasi PTPN IV PalmCo

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini