PTPN IV PalmCo Bangun Fasilitas Air Bersih untuk Atasi Krisis di Kampar, Riau

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 16 Mei 2025 | 14:30 WIB
PTPN IV Regional III membangun fasilitas air bersih di Desa Talang Danto, Kabupaten Kampar, Riau untuk mengatasi krisis air. (Dok. PTPN IV Regional III)
PTPN IV Regional III membangun fasilitas air bersih di Desa Talang Danto, Kabupaten Kampar, Riau untuk mengatasi krisis air. (Dok. PTPN IV Regional III)

Kabar BUMN – Upaya nyata dalam menjawab krisis air bersih di wilayah terpencil ditunjukkan Sub Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo melalui entitas operasionalnya di Bumi Lancang Kuning, yakni PTPN IV Regional III.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan ini membangun fasilitas air bersih di Desa Talang Danto, Kabupaten Kampar, Riau.

Fasilitas yang dibangun berupa sumur bor dan tangki air berkapasitas 1.000 liter, yang dialirkan langsung ke masjid setempat sebagai pusat distribusi air bersih bagi warga desa.

Baca Juga: Penuh Haru, PTPN IV Regional III Lepas 136 Jemaah Calon Haji

Inisiatif ini disambut antusias oleh masyarakat dan aparat desa.

Sekretaris Desa Talang Danto, M. Yusroni, menyebut program ini sebagai solusi atas persoalan krisis air bersih yang telah berlangsung bertahun-tahun.

"Kami sangat berterima kasih kepada PTPN IV Regional III karena telah peduli dengan kesulitan yang dialami warga.

Baca Juga: PTPN IV Regional III Setor Rp1,5 Triliun Pajak ke Negara

"Dengan adanya sumur bor dan tangki air ini, diharapkan kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi, terutama di saat musim kering tiba," ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan Faisal, warga setempat yang merasakan langsung dampaknya.

Menurutnya, masyarakat selama ini sangat bergantung pada air tadah hujan dan sumur tradisional, yang kerap tidak mencukupi saat musim kemarau melanda.

Baca Juga: PTPN IV Regional III-Kejari Rohul Perkuat Sinergi Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

"Terlebih lagi, daerah kami ini termasuk memiliki elevasi yang tinggi, jadi ketika musim kemarau, sumur-sumur tradisional sering kekeringan.

"Alhamdulillah, Insya Allah ke depannya persoalan ini bisa teratasi," ujar Faisal yang akrab disapa Ajo.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini