Selain itu, Waskita secara standalone juga berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp4,8 triliun.
Kinerja positif ini dipengaruhi oleh kenaikan pendapatan lain-lain yang berasal dari pengakuan keuntungan atas modifikasi utang serta peningkatan efisiensi beban pokok pendapatan.
Baca Juga: Komitmen Berkelanjutan, Elnusa Bantu Alat Kesehatan untuk Posyandu di Cilandak Timur
Hal ini menghasilkan margin laba kotor yang naik dari 0,6 persen pada 2023 menjadi 5,7 persen di tahun 2024.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk berdiri sejak 1961 sebagai BUMN dan menjadi perusahaan publik pada Desember 2012 dengan kode saham "WSKT".
Perusahaan ini kini berkembang menjadi salah satu kontraktor utama nasional dan pengembang infrastruktur melalui anak perusahaan seperti PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Waskita Toll Road, PT Waskita Karya Realty, dan PT Waskita Karya Infrastruktur. ***
Artikel Terkait
Waskita Karya Bangun Sarana Pendidikan dari SD hingga Universitas di Berbagai Daerah
Waskita Karya Resmi Bangun Gedung Baru DPRD DIY, Sri Sultan: Rumah Demokrasi Masa Depan
Utang Waskita Karya Turun Rp14,7 Triliun, Pemulihan Nyata di 2024
Waskita Karya: Pelabuhan SKPT Morotai Sudah Beroperasi, Buka Peluang untuk Nelayan dan Ribuan Tenaga Kerja
Waskita Karya Kebut Pembangunan Bendungan Mbay Sesuai Arahan Wapres Gibran, Target Selesai 2026