Kabar BUMN — Kabupaten Indramayu tengah menapaki babak baru dalam pelaksanaan demokrasi tingkat desa.
Sebanyak 139 desa dari total 309 desa dijadwalkan mengikuti Pemilihan Kuwu (Pilkuwu) Serentak Tahap Pertama pada tahun 2025.
Mengusung sistem e-Voting, proses Pilkuwu ini akan memanfaatkan teknologi digital guna menciptakan pemilu yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel.
Baca Juga: Tumbuhkan Rasa Bangga Pakai Kebaya, Yuk Gabung di Ajang Putri Kebaya Klasik 2025 Stasiun Tuntang!
Langkah ini mendapat dukungan kuat dari berbagai pihak.
Hal ini terlihat dari audiensi antara PT Inti Konten Indonesia (PT INTENS) dan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang berlangsung pada Kamis, 22 Mei 2025, di Pendopo Kabupaten Indramayu.
Direktur PT INTENS, Rizqi Ayunda Pratama, mempresentasikan keunggulan sistem ini secara langsung.
Baca Juga: Banjir Hadiah MyPertamina 2025: Ubah Transaksi Harian Jadi Tiket Ibadah Haji
Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran penting seperti Sekretaris Daerah, Staf Ahli Kabupaten Indramayu, perwakilan Akuwu, tokoh masyarakat, serta Principal INTI Group sebagai mitra teknologi dari PT INTENS.
Dalam kesempatan tersebut, Rizqi Ayunda Pratama, memaparkan solusi e-Voting yang dikembangkan bersama BRIN.
Rizqi menekankan tiga keunggulan utama, yaitu biaya yang lebih hemat, waktu pemungutan suara yang jauh lebih singkat, dan sistem yang lebih aman dari kecurangan (secure).
Baca Juga: Stasiun Karawang Ramai, Penumpang Whoosh Tembus 3 Kali Lipat
Yang menarik, meski waktu presentasi yang diberikan oleh Pemda hanya 20 menit, Lucky Hakim justru berada di ruang rapat hingga 1 Jam lebih, karena antusiasme dan ketertarikan para peserta terhadap sistem e-Voting.
Beberapa agenda resmi lain bahkan sempat mengalami penjadwalan ulang akibat diskusi yang begitu intens.
Artikel Terkait
Lanjutkan Kurva Positif, INTI Group Sabet Tiga Penghargaan Bergengsi di Kuartal 1-2024
Gelar Gathering Ramadhan, INTI Group Ekspos Highlight Kinerja Road to IPO 2025
INTI Group Lakukan Perampingan Anak Usaha: PT INTENS Lepas Saham
Garap Mega Proyek Kominfo, INTI Group Targetkan 500 Lokasi Pemantauan Frekuensi Radio pada 2029
Inovasi Teknologi INTI Group untuk Lancarkan Nataru 2024/2025