Saking semangatnya, Bupati yang juga mantan artis ibu kota ini langsung membuat konten TikTok tentang e-Voting secara langsung di lokasi acara.
Baca Juga: 5 Kuliner yang Wajib Dicicipi di Purwokerto
Ia juga menyatakan akan segera menindaklanjuti presentasi ini ke Gubernur Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri.
E-Voting Jadi Masa Depan Pilkades
Dukungan terhadap sistem e-Voting juga datang dari berbagai pemimpin daerah.
Baca Juga: PLN dan PT TMM Resmi Teken PJBL PLTA Batoq Kelo, Dorong Akselerasi Energi Bersih di Kaltim
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkomitmen untuk menerapkan sistem e-Voting dalam Pilkades mendatang.
Hal ini sejalan dengan target yang disampaikan oleh Wakil Kepala BRIN, yang mencatat pada tahun 2024 lalu, sudah ada 27 Kabupaten dan 1.752 Desa di Indonesia yang telah berhasil menyelenggarakan pilkades berbasis elektronik.
Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, pun menyatakan dukungannya.
Baca Juga: Antisipasi Potensi Bencana, KAI Services Gelar Simulasi Penanganan Gempa
“Saya akan mendorong agar dipercepat sehingga Pilkades berikutnya di tahun ini, kloter berikutnya ini bisa menggunakan e-Voting,” ungkapnya.
Menurutnya, e-Voting mampu meminimalkan potensi kecurangan sekaligus menghemat biaya pemungutan suara secara signifikan.
PT INTENS, melalui kolaborasinya bersama INTI Group, siap menjadi garda terdepan dalam mendukung modernisasi demokrasi desa.
Baca Juga: Menyusuri Keindahan Tersembunyi Pantai Selatan Flores: Dari Sunset Menawan hingga Sabana Eksotis
Dengan semangat digitalisasi, pemilihan kepala desa kini tak hanya cepat dan hemat, tapi juga lebih transparan, aman, dan akuntabel.***
Artikel Terkait
Lanjutkan Kurva Positif, INTI Group Sabet Tiga Penghargaan Bergengsi di Kuartal 1-2024
Gelar Gathering Ramadhan, INTI Group Ekspos Highlight Kinerja Road to IPO 2025
INTI Group Lakukan Perampingan Anak Usaha: PT INTENS Lepas Saham
Garap Mega Proyek Kominfo, INTI Group Targetkan 500 Lokasi Pemantauan Frekuensi Radio pada 2029
Inovasi Teknologi INTI Group untuk Lancarkan Nataru 2024/2025