Tingkatkan Kepedulian pada Gawat Darurat Anak, IHC RS Pusat Pertamina dan IDAI Gelar Pelatihan Khusus

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Minggu, 1 Juni 2025 | 06:00 WIB
IHC RSPP bersama IDAI menyelenggarakan pelatihan awam bertema “Penanganan Kondisi Bahaya pada Anak” di Grha RSPP Lantai 12, pada 27 Mei 2025.
IHC RSPP bersama IDAI menyelenggarakan pelatihan awam bertema “Penanganan Kondisi Bahaya pada Anak” di Grha RSPP Lantai 12, pada 27 Mei 2025.

Adapun dr. Margareta Komalasari, Sp.A membahas Penanganan Kondisi Bencana pada Anak, yang bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam memberikan perlindungan dan pertolongan pertama kepada anak-anak saat terjadi bencana.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Gunung Semeru dari Panorama Kapas Biru, Spot Foto Paling Hits di Lumajang dengan Pemandangan Menakjubkan

Selama empat jam pelatihan, para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga mengikuti sesi praktik langsung yang dibagi dalam dua kelompok, yakni kelompok Bantuan Hidup Dasar dan kelompok Penanganan Tersedak.

Dengan menggunakan media phantom bayi dan anak-anak, peserta dilatih secara intensif oleh para instruktur dan tim Instalasi Gawat Darurat (IGD) IHC RSPP.

Pendekatan ini bertujuan agar setiap peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya secara efektif dalam kondisi nyata.

Baca Juga: RUPTL PLN 2025–2034 Diperkirakan Buka 1,7 Juta Lapangan Kerja, Mayoritas Green Jobs dari Sektor Pembangkit Listrik

Kolaborasi antara RSPP dan IDAI dalam kegiatan ini merupakan wujud sinergi antara institusi layanan kesehatan dan organisasi profesi kedokteran anak.

Melalui kerja sama ini, pelatihan dirancang untuk menyampaikan materi yang tepat sasaran dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Dengan begitu, pelatihan diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dasar kegawatdaruratan pada anak secara lebih luas.

Baca Juga: Situ Cipanunjang, Pengalengan, Spot Camping di Tengah Danau yang Tawarkan Pengalaman Unik

Melalui kegiatan ini, IHC RSPP sebagai bagian dari PT Pertamina Bina Medika IHC (IHC) yang merupakan Holding RS BUMN, berharap ilmu yang telah dibagikan dapat menjadi bekal nyata dalam upaya menyelamatkan nyawa anak-anak dan meminimalkan risiko komplikasi dari kondisi berbahaya.

Langkah ini sekaligus memperkuat peran rumah sakit dalam edukasi publik sebagai bagian dari tanggung jawab sosial institusi kesehatan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini