Selain mendukung konektivitas, tol ini juga dirancang sebagai solusi pengendalian banjir rob yang kerap melanda kawasan pesisir Semarang dan Demak.
Dengan keberadaan tol ini, beban lalu lintas di jalur nasional Pantura pun diprediksi akan berkurang signifikan, mendorong peningkatan produktivitas ekonomi di wilayah Jawa Tengah.
Dalam kunjungannya awal tahun ini, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memastikan bahwa pembangunan Tol Semarang–Demak masih berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Hutama Karya Juara Nasional BIM 5D 2025 Lewat Proyek Rusun ASN 2
“Secara keseluruhan tidak ada kendala, hanya saat musim-musim seperti ini saja yakni angin kencang dan hujan deras, sehingga otomatis kapasitas kerja juga berkurang karena memang safety pekerjaan yang kita utamakan,” ujar Dody, mengutip pu.go.id (1/1).***
Artikel Terkait
Hutama Karya Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan Lewat Program TJSL Padat Karya di Jabodetabek
Cetak Generasi Pemimpin, Hutama Karya Gelar Finale Series Leadership Development Program 2025
Dimulai! Proyek RSUD Kota Bima oleh Hutama Karya untuk Wujudkan Layanan Kesehatan Modern
Hutama Karya Catat 459 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Trans Sumatera Selama Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus dan Hari Lahir Pancasila
Hutama Karya Salurkan 229 Hewan Kurban ke 15 Provinsi, Bukti Nyata Komitmen Sosial dan Kepedulian Perusahaan