Langkah Besar Bio Farma: Distribusi Perdana FloDeg, Simbol Kemandirian Diagnostik Nuklir Indonesia

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 13 Juni 2025 | 09:00 WIB
Bio Farma distribusikan FloDeg, radiofarmaka buatan dalam negeri pertama, dorong kemandirian diagnostik nuklir dan sistem kesehatan nasional. (Dok. Bio Farma )
Bio Farma distribusikan FloDeg, radiofarmaka buatan dalam negeri pertama, dorong kemandirian diagnostik nuklir dan sistem kesehatan nasional. (Dok. Bio Farma )

RS Tzu Chi turut menyampaikan apresiasinya atas peluncuran produk ini.

Baca Juga: Langkah Nyata Bio Farma Lindungi Petugas Kebersihan Lewat Vaksinasi Tetanus Gratis, Dapat Apresiasi Wali Kota Bandung

Direktur Medis RS Tzu Chi, dr. Suriyanto, mengatakan, “Kami bersyukur atas respons cepat dan kualitas FloDeg yang sangat baik."

"Ini menjadi awal dari kerja sama strategis yang kami harap terus berkelanjutan.” Sementara itu, dr. Aulia Huda selaku Spesialis Kedokteran Nuklir RS Tzu Chi menambahkan, “FloDeg menunjukkan kualitas tinggi dan aktivitas yang sesuai, bahkan melampaui harapan kami.

"Kami harap Bio Farma terus mengembangkan produk theranostic lainnya.”

Baca Juga: Pertamina Tunjukkan Kinerja Cemerlang Sepanjang 2024, RUPS Umumkan Perubahan Jajaran Manajemen

Saat distribusi perdana ke RS Mitra Plumbon Cirebon, Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, menyampaikan pandangannya.

“FloDeg bukan hanya produk baru, tetapi simbol dari transformasi Bio Farma sebagai pelopor dalam pengembangan teknologi radiofarmaka nasional. Ini adalah wujud kesiapan Indonesia untuk berdiri mandiri dalam ekosistem kedokteran nuklir.”

Direktur RS Mitra Plumbon, dr. Herry Septijanto, juga menyampaikan dampak positif dari distribusi ini.

Baca Juga: Tips Mudah Beradaptasi Bagi Mahasiswa Baru yang Pertama Kali Merantau ke Luar Kota

Ia menyatakan, “Distribusi FloDeg sangat membantu layanan PET Scan kami yang telah berjalan sejak April 2025. Ini bentuk nyata dukungan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat dan kemandirian industri farmasi nasional.”

Kehadiran FloDeg menjadi bagian dari implementasi program Asta Cita oleh Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Program ini menekankan pentingnya memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional dan mengembangkan industri bioteknologi serta farmasi berteknologi tinggi yang menjadi bagian dari sektor strategis negara.

Baca Juga: Warga Karimun Sumringah! PT Timah Bangun Penahan Abrasi, Pantai Asmara Dewi Makin Aman

Dengan dukungan fasilitas modern, sumber daya manusia yang kompeten, serta sistem logistik khusus untuk penanganan produk radioaktif, Bio Farma menegaskan komitmennya untuk menjadi pemain kunci dalam penyediaan layanan diagnostik nuklir.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini