"Seiring meningkatnya kesadaran konsumen Muslim dan pertumbuhan populasi, permintaan terhadap produk halal terus meningkat secara signifikan,” lanjutnya.
Baca Juga: Rekomendasi 5 Perpustakaan di Jakarta yang Koleksi Bukunya Lengkap dan Tempatnya Aesthetic
Komitmen Bio Farma terhadap pengembangan industri farmasi halal juga tercermin dari pendekatan menyeluruh yang diterapkan, mulai dari riset, produksi, hingga distribusi.
Perusahaan tidak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga sebagai katalisator utama dalam pembangunan industri farmasi halal yang berkelanjutan.
Bio Farma telah mengantongi sertifikasi halal sejak 2019, dimulai dengan vaksin BCG dalam kemasan ampul, yang menunjukkan kesiapannya terhadap kebijakan nasional.
Baca Juga: Diskon Tiket 50 Persen PELNI Disambut Antusias, 310 Ribu Tiket Terjual dalam 15 Hari
Selain itu, kebutuhan akan sertifikasi halal kini juga meluas ke pasar global seperti Kanada dan Korea Selatan, memperkuat posisi produk farmasi Indonesia di tingkat internasional.
Melalui keikutsertaannya dalam IIHF 2025, Bio Farma menegaskan perannya dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar halal global.
Perusahaan berkomitmen untuk terus mendorong inovasi halal, memperluas kerja sama internasional, dan membawa Indonesia menjadi pusat unggulan dalam industri farmasi halal dunia. ***
Artikel Terkait
Bio Farma Tanam Ribuan Pohon dan Gelar Vaksinasi Gratis di Ciamis, Wujud Komitmen terhadap Lingkungan dan Kesehatan
Bio Farma Raih Dua Penghargaan Bergengsi di TOP CSR Awards 2025, Bukti Komitmen Nyata untuk Pembangunan Berkelanjutan
Langkah Nyata Bio Farma Lindungi Petugas Kebersihan Lewat Vaksinasi Tetanus Gratis, Dapat Apresiasi Wali Kota Bandung
Langkah Besar Bio Farma: Distribusi Perdana FloDeg, Simbol Kemandirian Diagnostik Nuklir Indonesia
Perkuat Perlindungan Tenaga Kebersihan, Bio Farma Gelar Vaksinasi Tetanus Gratis bagi 200 Petugas di Bandung