PLN Gandeng Banyak Pihak, PLTP Jadi Andalan Transisi Energi Nasional

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Minggu, 29 Juni 2025 | 06:00 WIB
PLTP Salak Binary berkapasitas 16,15 megawatt (MW) yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (26/6), merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah, PLN dan Star Energy Geothermal Salak
PLTP Salak Binary berkapasitas 16,15 megawatt (MW) yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (26/6), merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah, PLN dan Star Energy Geothermal Salak

Kabar BUMN – Pemerintah Indonesia terus memperkuat komitmennya dalam mendorong transisi energi nasional melalui kolaborasi erat dengan PLN dan mitra swasta.

Hal ini diwujudkan lewat pengembangan delapan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang diresmikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di PLTP Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, Kamis (26/6).

Peresmian PLTP ini merupakan bagian dari 55 proyek energi baru terbarukan (EBT) di 15 provinsi.

Baca Juga: 6 Olahraga yang Paling Efektif untuk Menurunkan Berat Badan dengan Cepat

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam secara bijak agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

"Kita bersyukur bahwa kita memiliki sumber energi yang juga luar biasa, sumber-sumber energi yang terbarukan ada di kita, tinggal kita mengelola dengan baik," ujar Prabowo.

Prabowo menyatakan bahwa transisi energi yang tengah dijalankan Indonesia tidak hanya berorientasi pada kemandirian energi nasional, tetapi juga pada efisiensi biaya, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan rakyat.

Baca Juga: IIKASDP Gelar Khitanan Massal dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Maluku, Wujud Nyata Komitmen Sosial ASDP

Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan delapan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP), sebagai bagian dari 55 proyek energi baru terbarukan (EBT) di 15 provinsi pada Kamis (26/6).

“Kita resmikan PLTP sebagai bukti bahwa Indonesia menuju kemandirian. Kita akan berdiri di atas kaki kita sendiri dan kita akan mampu memberi energi untuk seluruh rakyat Indonesia dalam keadaan yang efisien dan ekonomis,” ujar Prabowo.

Senada dengan itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pengembangan EBT yang merata menjadi instrumen penting dalam memastikan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga: BNI Borong 16 Penghargaan Bergengsi di Ajang BSEA 2025, Bukti Konsistensi dan Inovasi Layanan Perbankan

“Alhamdulillah hari ini, Bapak Presiden, tadi bersama-sama kami telah meresmikan proyek PLTP sebesar sekitar 120 megawatt (MW), tambah dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 25 MW, dan kemudian kita melakukan groundbreaking pada 5 proyek (PLTP) baru yang totalnya hampir kurang lebih sekitar 300 MW.

"Ini semua kita lakukan dalam rangka mendorong transisi energi, dan komitmen pemerintah Indonesia di bawah perintah Bapak Presiden Prabowo untuk terus kita galakkan energi baru terbarukan,” ujar Bahlil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini