Sementara pengelola hotel dan tempat wisata kerap mengalami kesulitan menjamin pasokan logistik, khususnya di wilayah yang terpencil. Keterbatasan kapasitas pemasok lokal makin memperparah kondisi tersebut, menimbulkan ketidaksesuaian antara kebutuhan dan ketersediaan.
PaDi UMKM muncul sebagai solusi e-procurement yang mampu menjawab permasalahan ini. Ketika sistem pengadaan belum saling terhubung, tidak jarang terjadi ketidaksesuaian antara permintaan dengan pasokan.
Oleh karena itu, adopsi e-procurement serta penguatan rantai pasok lokal menjadi strategi penting dalam mewujudkan operasional yang efisien dan berkelanjutan.
InJourney, sebagai salah satu perusahaan yang bergerak di sektor ini, telah berhasil menyambungkan sistem pengadaannya dengan PaDi UMKM.
Baca Juga: 5 Pantai Terbaik di Bali untuk Liburan Sekolah, Ramah Anak dan Punya Fasilitas Lengkap
“Pengintegrasian sistem pengadaan yang kami miliki dengan platform PaDi UMKM merupakan bentuk keseriusan kami dalam mendukung digitalisasi pengadaan."
"Langkah ini juga menjadi upaya kami melakukan efisiensi bisnis, sekaligus mendukung terbukanya peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk terlibat langsung dalam rantai pasok industri aviasi,” ucap Head Procurement InJourney Robby Saputra.
Sebelumnya, proses belanja kebutuhan operasional mengharuskan tim mereka menghubungi langsung penyedia barang, bahkan harus datang ke lokasi, serta mengurus dokumen pengadaan terlebih dahulu.
Baca Juga: Dorong UMKM Kreatif Naik Kelas, Bank Mandiri Gandeng Kemenparekraf Gelar Pelatihan Bisnis di Depok
Semua proses itu menyita waktu dan tenaga. Setelah bergabung dengan PaDi UMKM, proses itu jadi lebih cepat dan praktis.
“Sekarang tinggal klik saja di PaDi UMKM. Proses transaksi yang kami lakukan jadi jauh lebih cepat, terutama menggunakan fitur Tender Kilat,” tambah Robby.
Dengan adanya sistem di marketplace PaDi UMKM, seleksi vendor bisa dilakukan secara efisien, dan seluruh dokumentasi administrasi tersedia otomatis.
“Penggunaan PaDi yang simpel memberikan kemudahan kami dalam akses dan bertransaksi. Dengan PaDi UMKM, kami dapat memastikan proses pengadaan barang dan jasa yang kami lakukan lebih transparan, cepat, dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” pungkas Robby.
Artikel Terkait
Dirut Telkom Temui Pelanggan dan Tinjau Langsung Infrastruktur Digital di Surabaya, Tegaskan Komitmen Berikan Layanan Terbaik
Telkom Dukung UMKM Disabilitas Lewat Program Expandable Heroes
Telkom Luncurkan i-Chat 2.0, Inovasi Digital untuk Dukung Pendidikan Inklusif Anak Tuli dan Disabilitas Wicara
Kolaborasi Telkom dan Conversant Hadirkan Layanan CDN Terintegrasi, Dorong Akselerasi Ekonomi Digital Indonesia
Borneo Digital Summit 2025: Upaya Telkom untuk Dorong Percepatan Digitalisasi Pemerintah Daerah