Hati-Hati! Penipuan Mengatasnamakan TASPEN Kembali Marak

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 15 Juli 2025 | 11:00 WIB
Pensiunan dan peserta TASPEN jadi incaran penipuan digital. Cek dulu sebelum percaya!
Pensiunan dan peserta TASPEN jadi incaran penipuan digital. Cek dulu sebelum percaya!

Jika diklik, tautan tersebut dapat mengarahkan peserta ke situs palsu yang menyerupai tampilan aplikasi resmi TASPEN dan merekam data pribadi seperti nomor rekening, NIP, NIK, hingga PIN atau OTP.

Baca Juga: Tukar Livin’Poin, Rasakan Atmosfer Senorita Divorce Version Bareng Camila Cabello di LaLaLa Festival 2025

3. Penipuan Melalui Janji Kenaikan Tunjangan Pensiun atau Bonus Dividen

Dalam modus ini, peserta dijanjikan akan mendapatkan kenaikan gaji pensiun, bonus tahunan, atau pembagian dividen dari TASPEN.

Pelaku membangun narasi yang meyakinkan dan mendesak peserta untuk mengakses tautan tertentu sebagai syarat pencairan dana.

Baca Juga: PT MUM Rekrut Relation Officer Asuransi, Penempatan Balikpapan & Pontianak, Daftar Sekarang!

Faktanya, tautan tersebut adalah bagian dari upaya peretasan dan dapat menyebabkan kehilangan dana dari rekening bank.

4. Penggunaan Surat Tugas dan Edaran Palsu

Penipu juga menggunakan dokumen palsu yang dirancang menyerupai surat resmi dari TASPEN. Surat-surat ini umumnya mencantumkan logo perusahaan, kop surat, tanda tangan, barcode, serta gaya bahasa yang dibuat meyakinkan.

Baca Juga: Cable Car Tercanggih dan Spektakuler di Dunia, Salah Satunya di Asia Tenggara

Dokumen ini kerap disertai perintah kepada peserta untuk mengikuti instruksi tertentu, disertai ancaman penghentian manfaat jika tidak ditindaklanjuti.

5. Penipuan dengan Modus Pengembalian Dana

TASPEN menegaskan bahwa tidak ada pengembalian dana dalam bentuk apapun yang diminta kepada peserta. Seluruh layanan program TASPEN diberikan tanpa pungutan biaya/gratis.

Baca Juga: Kolaborasi Strategis BUMN dan Pemprov Jabar, Optimalisasi Aset Negara untuk Kesejahteraan Rakyat

Apabila ada pihak yang mengatasnamakan TASPEN dan memberikan info terkait pengembalian dana, dapat dipastikan itu adalah penipuan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini