Pemilihan metode ini didasarkan pada hasil riset dan evaluasi kandungan minyak serta air pada sumur tua.
Baca Juga: Kebun Teh Panama, Destinasi Hits di Wonosobo dengan Berbagai Spot Foto Instagramable
“Kami melakukan pengukuran choke dan menyetel parameter-parameter optimalisasi untuk menemukan konfigurasi yang paling efektif, sehingga choke dapat dioperasikan untuk mengontrol tekanan dalam sumur secara presisi, meningkatkan efisiensi produksi minyak, serta mengurangi masuknya air berlebih,” jelas Aghar.
Penggunaan choke membantu mengatur tekanan sumur agar produksi minyak tetap maksimal, meskipun kondisi sumur sudah melemah.
Inovasi Aghar dan tim terbukti mampu memprediksi adanya peningkatan produksi minyak hingga 4,99% dan mengurangi air berlebih sebesar 12,38%.
Dengan bantuan kecerdasan buatan, sistem ini juga mempermudah pemantauan data secara langsung dan membantu pengambilan keputusan lebih cepat dan efisien.
Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., menyampaikan apresiasi atas capaian inovatif tersebut.
Menurutnya, solusi yang dikembangkan Aghar dan tim tidak hanya meningkatkan efektivitas produksi minyak, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam menghadapi tantangan industri migas saat ini.
Baca Juga: Apa Itu Diet IF? Simak Alasan Mengapa Pola Makan Ini Semakin Populer
Minyak bumi masih menjadi komoditas utama, namun tren penurunan produksinya merupakan tantangan penting bagi industri.
Universitas Pertamina berkomitmen mempersiapkan mahasiswa melalui kurikulum yang aplikatif dan relevan, seperti yang diterapkan dalam Program Studi Teknik Perminyakan pada mata kuliah Teknik Reservoir, Teknik Produksi, dan Kecerdasan Buatan di dunia Migas, yang menggabungkan pembelajaran praktis dengan teknologi terkini.
Dengan pendekatan ini, kami berharap lulusan UPER mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan nyata di industri energi,” tutup Prof. Wawan.
Baca Juga: Wajib Dicoba, Seperti Ini Cara Meminimalisir Penggunaan Ponsel Saat Liburan
Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengatakan Pertamina mendorong inovasi dari berbagai lini, terutama dari generasi muda melalui Universitas Pertamina.
Artikel Terkait
Investor Day 2025: Pertamina Paparkan Strategi dan Aksi Nyata ESG dalam Sustainability Dialogue
Pertamina Perkuat Fondasi Bisnis untuk Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan
Pertamina Tampilkan Sistem Perizinan Digital Real-Time di Ajang Esri User Conference 2025
Pertamina Dorong Kemandirian Nelayan Lewat Program Sahabat Nelayan
Pertamina Siapkan Puluhan Tim Medis untuk Jaga Keselamatan Peserta Eco RunFest 2025