Pertagas fokus memastikan asupan gizi sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal kehidupan anak, terutama dalam 1.000 hari pertama, bisa terpenuhi dengan baik.
“Program kesehatan pencegahan stunting menyasar perempuan usia subur, ibu hamil, dan bayi hingga usia 3 tahun."
"Pertagas memberikan kelas edukasi kesehatan reproduksi dan persiapan kehamilan untuk memastikan bayi mendapatkan gizi yang optimal sejak dalam kandungan,” tandas Sulthani.
Di wilayah Banten, tepatnya Kelurahan Bunder, Bitung, Tangerang, Pertagas menyasar 340 ibu dan anak balita dalam upaya peningkatan gizi.
Baca Juga: Rute Perjalanan Kereta di Tiongkok yang Dinilai Terindah dari Rute Lainnya
Sejak tahun 2023, perusahaan memberikan makanan tambahan, menyediakan akses air bersih, dan memperbaiki fasilitas Posyandu agar pelayanan kesehatan rutin setiap bulan bisa berjalan optimal.
Sementara itu, di Pulau Sumatra, Pertagas menyalurkan bantuan makanan bergizi untuk ibu dan anak di sejumlah wilayah, seperti Palembang dan Musi Banyuasin (Sumatra Selatan), serta Muaro Jambi (Provinsi Jambi).
Program ini mencakup Kelurahan Sukodadi, Bayung Lencir, Lubuk Karet, dan Tempino, dan menargetkan 200 anak dan ibu.
Baca Juga: PLN Dorong Integrasi Kelistrikan Lewat Koperasi Desa Merah Putih untuk Kuatkan Ekonomi Lokal
Pertagas turut menggandeng tenaga medis dan pihak terkait lainnya untuk mengadakan layanan kesehatan gratis, penyuluhan mengenai gizi, serta edukasi pola hidup sehat dan upaya pencegahan penyakit.
Menurut Sulthani, investasi gizi bagi ibu hamil, bayi, dan anak-anak ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin 2 (Tanpa Kelaparan) dan poin 3 (Kesehatan yang Baik dan Kesejahteraan).
Sebagai perusahaan energi nasional yang terus mempercepat pengembangan infrastruktur energi andal, Pertagas berharap kehadirannya juga dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan di sekitar operasinya.
Baca Juga: Patra Drilling Contractor Dorong Energi Bersih di Migas Lewat Teknologi PV Microgrid
“Dedikasi Pertagas untuk lingkungan diwujudkan dengan menjalankan program TJSL secara berkelanjutan untuk mendorong lahirnya generasi yang sehat dan cerdas untuk mencapai Indonesia Emas 2045,” pungkas Sulthani. ***
Artikel Terkait
Krakatau Steel dan Pertagas Perkuat Infrastruktur Pipanisasi BBM untuk Ketahanan Energi Nasional
Pertamina Drilling dan Pertagas Bersinergi Kembangkan Teknologi CCS/CCUS untuk Dekarbonisasi
Pertagas Gelar PIPES 2025: Perkuat Sinergi Energi Nasional yang Mandiri dan Berkelanjutan
Pertagas Gelar PIPES 2025, Ajang Dialog Para Pelaku Industri untuk Wujudkan Kedaulatan Energi Nasional
Pertagas Tanggap Bencana, Salurkan 150 Paket Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Megamendung