Tembus Pasar Nasional Bersama SIG, Ibu-Ibu Desa Glebeg Sukses Raup Ratusan Juta dari Minuman Herbal

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Minggu, 27 Juli 2025 | 15:00 WIB
Pengunjung melihat produk sirup dan serbuk jahe KWT Annisa di ruang display produk UMKM di Rumah BUMN SIG, Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. (Dok. SIG)
Pengunjung melihat produk sirup dan serbuk jahe KWT Annisa di ruang display produk UMKM di Rumah BUMN SIG, Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. (Dok. SIG)

Kabar BUMN – Bermula dari lahan pekarangan dan dapur sederhana, sekelompok ibu rumah tangga di Desa Glebeg, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, berhasil menjadikan tanaman herbal lokal sebagai produk minuman kesehatan bernilai ekonomi tinggi.

Di bawah binaan Rumah BUMN PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya, PT Semen Gresik, Kelompok Wanita Tani (KWT) Annisa kini sukses menembus pasar luar Pulau Jawa dan meraih omzet hingga Rp100 juta per tahun.

Sejak didirikan pada 2017, KWT Annisa yang beranggotakan 31 ibu rumah tangga telah memproduksi aneka olahan herbal dan pangan lokal.

Baca Juga: SIG Suplai 29.990 Ton Semen untuk Tol Bocimi, Dorong Pariwisata dan UMKM Jawa Barat

Di antaranya minuman sirop, serbuk jahe, temulawak, kunyit, hingga minuman khas berbahan buah kawis.

Semua produk dibuat dari bahan alami hasil panen petani lokal di sekitar Desa Glebeg.

Ketua KWT Annisa, Rutiah, mengaku bersyukur menjadi bagian dari keluarga besar RB Rembang sejak 2022.

Baca Juga: Program Bumi Kartini SIG Hadirkan Dampak Besar bagi Masyarakat Desa Ngampel, Blora

Menurutnya, dukungan dari RB Rembang sangat besar dalam mendorong pertumbuhan bisnis KWT Annisa, terutama dalam produksi dan pemasaran minuman herbal.

“Awalnya kami cuma ingin hasil pekarangan nggak terbuang percuma.

“Dari dapur yang sederhana, kami para ibu rumah tangga mulai belajar mengolah jadi produk yang punya nilai jual.

Baca Juga: SIG Manfaatkan Digitalisasi dan AI untuk Menjamin Distribusi Bahan Bangunan Tetap Lancar

“Setelah bergabung dengan RB Rembang, peluang pun terbuka semakin lebar.

“Kami diberikan berbagai pelatihan, dibantu promosi dan fasilitasi, jejaring usaha juga semakin luas,” ungkap wanita berusia 50 tahun ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini