Selain transformasi digital, PLN juga terus memperkuat strategi beyond kWh sebagai bagian dari transformasi bisnis untuk menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus menjawab kebutuhan energi yang semakin kompleks dan dinamis.
Strategi ini menandai transisi PLN dari sekadar penyedia listrik menjadi penyedia solusi energi terintegrasi berbasis teknologi, inovasi, dan keberlanjutan.
Baca Juga: Agrinas Palma Tegaskan Kemitraan Tanpa Perantara dan Rekrutmen Bebas Biaya
“Strategi beyond kWh adalah lompatan besar PLN dalam mengubah model bisnis menjadi lebih customer-centric dan berorientasi solusi. Kami tidak hanya menyalurkan listrik, tapi juga menghadirkan nilai, efisiensi, dan kemudahan bagi pelanggan dalam mengelola energi mereka,” kata Darmawan.
Dirinya mengatakan, strategi beyond kWh merupakan bagian dari visi PLN untuk menjadi perusahaan Energy as a Service (EaaS), di mana pelanggan dapat memperoleh layanan menyeluruh terkait energi mulai dari pembangkitan, manajemen beban, efisiensi, hingga transisi ke energi hijau.
Ke depan, PLN akan terus melanjutkan agenda transformasi dan memperluas kontribusi beyond kWh, termasuk pengembangan produk berbasis Internet of Things (IoT), smart metering, serta pembentukan ekosistem energi berbasis komunitas dan industri.***
Artikel Terkait
Dari Sampah Jadi Sekolah, PLN Bangun TK Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Botol Plastik di Sumba Timur, Kado Spesial di Hari Anak Nasional
PLN Masuk Daftar Fortune Global 500, Perkuat Daya Saing di Dunia
Gelegar PLN Mobile 2025, Jalan Pintas ke Era Kendaraan Listrik!
Pendapatan Meroket, PLN Tembus Fortune Global 500
Ciptakan Ekonomi Sirkular, PLN Nusantara Power Bantu Warga Berdaya dengan Budidaya Cacing