Efisiensi Energi Tercapai, RSUP Hasan Sadikin Kini Gunakan Gas Pertamina

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 9 Agustus 2025 | 06:00 WIB
Gas Pertamina ramah lingkungan yang kini diterapkan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin Bandung.
Gas Pertamina ramah lingkungan yang kini diterapkan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Hasan Sadikin Bandung.

Produk gaslink dari PT Pertamina Gas Negara TBK (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina akan digunakan untuk operasional kebutuhan dapur dan boiler.

Baca Juga: Taru Pramana Spa & Wellness Hadir di The Meru Sanur, Perjalanan Penyembuhan Holistik yang Terinspirasi pada Warisan Budaya Bali

“Boiler untuk ICU, untuk pelayanan pasien kami memerlukan boiler dan nanti Insya Allah akan diganti oleh gas ini,” jelasnya.

Pemutaran tuas Gas oleh Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan (tengah) didampingi jajaran manajemen, sebagai tanda pemasangan Gas-in di RS Hasan Sadikin, Bandung. Rabu (6/8/2025).

dr. Rachim menambahkan, penggunaan gas dari Pertamina juga dapat menghemat biaya operasional RS hingga Rp 3 miliar per tahun.

Baginya, nominal hasil efisiensi biaya operasional tersebut dapat dialihkan untuk membeli alat kesehatan yang sangat dibutuhkan, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: 4 Jaringan Restoran Gyudon di Jepang yang Direkomendasikan Karena Jumlah Cabang, Rasa, dan Harganya

“Kami menghitung-hitung, ternyata kalau pakai solar, kami bisa habis Rp.8 miliar, per tahun. Dan sekarang kalau pakai gas, kita bisa 5 miliar. Kalau uang kami punya Rp 3 miliar, itu bisa minimal beli ventilator, bisa sekitar 10 (unit),” ungkapnya.

dr. Rachim berharap, kolaborasi RSUP Hasan Sadikin dengan Pertamina Group bisa terus terjalin dengan baik.

“Terima kasih atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin baik selama ini. Harapan kami, RSUP Hasan Sadikin Bandung, semakin andal dalam menjaga ketahanan energi, didukung langsung oleh  Pertamina Group, sehingga dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ucapnya lebih lanjut.

Baca Juga: Hutama Karya Uji Kelayakan Tol Tempino–Ness, Pangkas Waktu Tempuh Palembang–Jambi Jadi 2,5 Jam

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso menambahkan inisiatif ini dapat menjadi model yang dapat diadopsi oleh rumah sakit lain di seluruh Indonesia, sejalan dengan target pemerintah untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan memperluas penggunaan energi rendah karbon.

“Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor pelayanan publik menjadi kunci dalam menyukseskan transisi energi nasional. Pertamina siap mendukung penuh langkah-langkah strategis menuju Indonesia yang lebih hijau," tutup Fadjar.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini