“Kebijakan ini bukan represif, tapi korektif. Tujuannya agar pengguna jasa disiplin dan tertib mengikuti prosedur,” tegas Syamsudin.
Bersama operator penyeberangan dan regulator, ASDP terus mengedukasi pengguna jasa agar memanfaatkan fitur pembaruan data di Ferizy.
Baca Juga: Langkah Taktis ASDP Atasi Lonjakan Logistik di Pelabuhan Ketapang
Verifikasi menyeluruh terhadap semua penumpang, termasuk bayi, ditekankan sebagai langkah perlindungan nyawa, bukan sekadar formalitas.
Shelvy menutup dengan penegasan bahwa manifest harus menjadi representasi nyata upaya perlindungan jiwa di setiap perjalanan.
“Kolaborasi lintas sektor, disiplin pengguna jasa, pemanfaatan teknologi, dan pengawasan regulator akan memperkuat keselamatan penyeberangan nasional,” ujarnya.***
Artikel Terkait
ASDP Salurkan Rp 8,1 Miliar untuk Program TJSL 2024: Komitmen Nyata BUMN untuk Lingkungan dan Pemberdayaan Rakyat
ASDP All Out Dukung Danau Toba Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia Aquabike dan F1 Powerboat
ASDP Tegaskan Komitmen Hadirkan Konektivitas Merata hingga Daerah Terpencil di Usia ke-80 RI
Sinergi ASDP dan Pemkab Lombok Timur untuk Kelola Air Tawar di Pelabuhan Kayangan
ASDP Dukung Festival Golo Koe, Perkuat Ekonomi Rakyat Flores di Hari Ulang Tahun Ke-80 Republik Indonesia