Dalam pelaksanaannya, setiap rumah sakit dibangun menggunakan teknologi Building Information Modelling (BIM) 3D-5D untuk menghasilkan efisiensi dan ketepatan sesuai standar internasional.
“Selain itu, konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH) juga diimplementasikan dengan fokus pada efisiensi penggunaan energi dan material bersertifikat ramah lingkungan,” jelas Adjib.
Salah satu proyek yang menonjol adalah pembangunan Sky Hospital RSUD Tarakan. Rumah sakit ini berdiri di atas kanal dengan keterbatasan ruang kerja yang cukup ekstrem, menunjukkan keahlian Hutama Karya dalam menghadapi tantangan teknis konstruksi dengan solusi inovatif.
Baca Juga: Ranu Regulo, Hidden Gem di Lumajang yang Cocok untuk Healing dan Camping
Fasilitas Pendidikan untuk Generasi Emas
Tidak hanya sektor kesehatan, perusahaan juga membangun delapan kampus universitas dan sekolah, antara lain Kampus IPDN Papua di Sorong (2013), Universitas Tadulako Palu (2019).
Gedung Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) (2020), Universitas Jember (2020), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten (2021), Politeknik Keuangan Negara STAN (2021), Universitas Malikussaleh Lhokseumawe (2024), dan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (2024).
Baca Juga: Buruan Daftar! Magang Risk Management di PT JIEP 2025
Selain itu, ada dua proyek besar untuk sekolah menengah, yakni Rehab Total Gedung Sekolah DKI Jakarta Paket 1 (2025) di enam lokasi serta Rehab Total Gedung Sekolah Pasca Bencana di Kabupaten Cianjur pada 45 lokasi (2023).
Fasilitas pendidikan lainnya meliputi Apartemen Mahasiswa Perempuan UIII (2021) serta Fasilitas Kawasan Geodiversitas Indonesia LIPI Karangsambung (2023).
Universitas Malikussaleh di Lhokseumawe menjadi pencapaian besar dengan 7 gedung seluas lebih dari 23.600 m² yang melayani lebih dari 21 ribu mahasiswa dan hampir 900 dosen.
Di Jawa, UPI Bandung mendapatkan fasilitas baru berupa tiga gedung Pascasarjana, satu gedung FPEB, dan satu gedung FPSD. Universitas Jember juga mendapat tambahan berupa laboratorium terintegrasi dan agrotechnopark.
“Keseluruhan proyek pendidikan ini menunjukkan komitmen serius Hutama Karya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia."
Artikel Terkait
Proyek Bendungan Bulango Ulu Capai 87%, Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan, Air, dan Energi Terbarukan di Gorontalo
Hari Gajah Internasional: Hutama Karya Perkuat Perlindungan Pergerakan Gajah Sumatra di Sepanjang Jalan Tol Trans Sumatra
Hutama Karya Fasilitasi 792 UMKM di Rest Area Trans Sumatera untuk “UMKM Maju Berkelanjutan”
Hutama Karya Rampungkan Tol IKN Seksi 3A, Percepat Perjalanan Balikpapan–IKN Jadi Hanya Satu Jam
Hutama Karya Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Lewat 42 Proyek Infrastruktur Air di Momen 80 Tahun Kemerdekaan RI