80 Tahun Kemerdekaan RI, Hutama Karya Hadirkan 22 Rumah Sakit dan 12 Fasilitas Pendidikan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 09:00 WIB
Hutama Karya rayakan 80 tahun RI dengan membangun 22 rumah sakit dan 12 fasilitas pendidikan demi dukung Indonesia Maju dan pemerataan layanan. (Dok. Hutama Karya)
Hutama Karya rayakan 80 tahun RI dengan membangun 22 rumah sakit dan 12 fasilitas pendidikan demi dukung Indonesia Maju dan pemerataan layanan. (Dok. Hutama Karya)

Baca Juga: Kesempatan Kirim Karya ASDP Journalism Award 2025 Masih Terbuka Lebar, Pendaftaran Diperpanjang Sampai 14 September

Dalam pelaksanaannya, setiap rumah sakit dibangun menggunakan teknologi Building Information Modelling (BIM) 3D-5D untuk menghasilkan efisiensi dan ketepatan sesuai standar internasional.

“Selain itu, konsep Bangunan Gedung Hijau (BGH) juga diimplementasikan dengan fokus pada efisiensi penggunaan energi dan material bersertifikat ramah lingkungan,” jelas Adjib.

Salah satu proyek yang menonjol adalah pembangunan Sky Hospital RSUD Tarakan. Rumah sakit ini berdiri di atas kanal dengan keterbatasan ruang kerja yang cukup ekstrem, menunjukkan keahlian Hutama Karya dalam menghadapi tantangan teknis konstruksi dengan solusi inovatif.

Baca Juga: Ranu Regulo, Hidden Gem di Lumajang yang Cocok untuk Healing dan Camping

Fasilitas Pendidikan untuk Generasi Emas

Tidak hanya sektor kesehatan, perusahaan juga membangun delapan kampus universitas dan sekolah, antara lain Kampus IPDN Papua di Sorong (2013), Universitas Tadulako Palu (2019).

Gedung Kampus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) (2020), Universitas Jember (2020), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Banten (2021), Politeknik Keuangan Negara STAN (2021), Universitas Malikussaleh Lhokseumawe (2024), dan Universitas Pendidikan Indonesia Bandung (2024).

Baca Juga: Buruan Daftar! Magang Risk Management di PT JIEP 2025

Selain itu, ada dua proyek besar untuk sekolah menengah, yakni Rehab Total Gedung Sekolah DKI Jakarta Paket 1 (2025) di enam lokasi serta Rehab Total Gedung Sekolah Pasca Bencana di Kabupaten Cianjur pada 45 lokasi (2023).

Fasilitas pendidikan lainnya meliputi Apartemen Mahasiswa Perempuan UIII (2021) serta Fasilitas Kawasan Geodiversitas Indonesia LIPI Karangsambung (2023).

Universitas Malikussaleh di Lhokseumawe menjadi pencapaian besar dengan 7 gedung seluas lebih dari 23.600 m² yang melayani lebih dari 21 ribu mahasiswa dan hampir 900 dosen.

Baca Juga: Sinergi InJourney dan ITDC Hadirkan Relawan Bakti BUMN 2025 di The Mandalika, Perkuat Pendidikan, Lingkungan, dan UMKM

Di Jawa, UPI Bandung mendapatkan fasilitas baru berupa tiga gedung Pascasarjana, satu gedung FPEB, dan satu gedung FPSD. Universitas Jember juga mendapat tambahan berupa laboratorium terintegrasi dan agrotechnopark.

“Keseluruhan proyek pendidikan ini menunjukkan komitmen serius Hutama Karya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini