YLKI dan BULOG Perkuat Sinergi Edukasi Konsumen dalam Implementasi Inpres 6/2025

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 21 Agustus 2025 | 09:00 WIB
YLKI dan BULOG berkolaborasi memperkuat edukasi konsumen dalam implementasi Inpres 6/2025 untuk menjaga ketahanan dan stabilitas pangan nasional. (Dok. BULOG)
YLKI dan BULOG berkolaborasi memperkuat edukasi konsumen dalam implementasi Inpres 6/2025 untuk menjaga ketahanan dan stabilitas pangan nasional. (Dok. BULOG)

Kabar BUMN – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan audiensi dengan Perum BULOG di Kantor Pusat BULOG, Jakarta.

Pertemuan yang berlangsung pada Rabu siang ini membahas bagaimana BULOG menjalankan perannya dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus memperkuat komunikasi publik.

Hal ini sejalan dengan pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2025 tentang Pengadaan dan Pengelolaan Gabah/Beras Dalam Negeri serta Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah.

Baca Juga: POCARI SWEAT Run Lombok 2025 Hadirkan 9.000 Pelari, Angkat Ekonomi dan Pariwisata NTB

BULOG pada prinsipnya bukan hanya operator logistik, tetapi garda depan negara dalam memastikan pangan pokok selalu tersedia bagi masyarakat."

"Dengan adanya Inpres 6/2025, mandat kami semakin kuat: menjaga stabilitas harga, ketersediaan beras yang cukup, dan kualitas yang sesuai standar."

"Karena itu, edukasi publik menjadi penting agar masyarakat memahami peran BULOG sekaligus merasa terlindungi sebagai konsumen,” tegas Direktur SDM dan Umum Perum BULOG, Sudarsono Hardjosoekarto.

Baca Juga: Penerbangan Perdana dengan Bioavtur Minyak Jelantah, Pertamina Dapat Dukungan Penuh Pemerintah

YLKI menilai kesempatan audiensi ini sangat penting untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait isu perberasan yang kerap muncul di ruang publik.

“Pengaduan konsumen biasanya terkait kualitas beras, keterjangkauan harga, dan ketersediaan di pasar."

"Audiensi ini memberi kesempatan bagi kami untuk berdialog langsung dengan BULOG agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, tidak terjebak isu simpang siur, serta lebih memahami hak-haknya sebagai konsumen,” ujar Niti Emiliana, Ketua Pengurus Harian YLKI.

Baca Juga: Mendaki Batu Balocci yang Menjulang, Alam Pangkep Jadi Layar Fotografi Alam

Dalam pertemuan tersebut, BULOG memaparkan langkah-langkah yang telah ditempuh untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Di sisi hulu, BULOG melakukan penyerapan gabah petani melalui mekanisme Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebagai upaya menjaga pendapatan petani dan keberlangsungan rantai pasok.

Sementara di sisi hilir, BULOG menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) lewat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), penyaluran bantuan pangan, serta distribusi pada situasi bencana.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini