Baca Juga: Tinggal 2 Hari, Undi-Undi Hepi Telkomsel Segera Ditutup pada 31 Agustus 2025
"Sekarang, dengan dapur yang terstandarisasi, harapannya kami bisa meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas, dan menjangkau pasar yang lebih luas, bahkan hingga luar daerah,” kata Rudi.
Lebih dari sekadar program CSR, Dapur Produksi UMKM ini adalah hasil gotong royong antara perusahaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Hal ini menjadi bukti bahwa ketika semua pihak berkolaborasi, desa bisa menjadi pusat inovasi dan kemandirian ekonomi.
Baca Juga: PLN Luncurkan Home Charging Services (HCS) Ultima, Layanan Isi Daya Kendaraan Listrik yang Lebih Cepat dan Praktis
Melalui peresmian Dapur Produksi UMKM Desa Energi Berdikari, Elnusa menegaskan komitmennya dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.
Program ini bukan hanya tentang membangun fasilitas, tetapi tentang membuka jalan bagi masyarakat untuk tumbuh secara mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Dengan pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan lokal, Elnusa percaya bahwa kekuatan ekonomi bangsa dimulai dari desa dan dari tangan-tangan warga yang bekerja dengan semangat, serta kolaborasi yang dibangun atas dasar kepedulian dan keberlanjutan.***
Artikel Terkait
Semester I 2025, Elnusa Raup Rp6,9 Triliun dan Terus Tancap Gas
Pertumbuhan Konsisten, Saham Elnusa Tembus Rekor dalam 8 Tahun Terakhir
Elnusa Dukung Pendidikan dengan Hibah Peralatan Survei Geofisika untuk UNS
Elnusa Tingkatkan Kiprah Global Lewat Marine Support Survei Seismik 3D di Thailand
Elnusa Bersama Pertamina dan Pindad Luncurkan PERTASTREAM, Alat Inspeksi Pipa Ultrasonik Pertama Buatan Indonesia