“Kami bersama masyarakat Juntinyuat telah mengedukasi dan telah menanam mangrove sepanjang 240 meter, disertai pemasangan geotube babat rumput sebagai penahan abrasi.
"Upaya ini penting mengingat gelombang laut di pesisir Desa Juntinyuat tergolong semakin lama semakin tinggi” tambahnya.
Baca Juga: Samboang, Pantai dengan Nama ‘Bersenang-Senang’ yang Benar-Benar Menyenangkan
Vice President Corporate Communication, Fadjar Djoko Santoso menambahkan, Pertamina berkomitmen dalam keberlanjutan budaya dan lingkungan seluruh wilayah operasional ring 1.
“Melalui program Jaga Budaya, kami berharap dapat terus menghidupkan kearifan lokal, menjaga adat istiadat, serta memberikan dampak ekonomi yang sirkular bagi masyarakat,” tambahnya.***
Artikel Terkait
Pertamina Gas Negara Perkenalkan BBG Gasku yang Ramah Lingkungan & Terjangkau di IIMS 2024
Pertamina EP Sepakati Perjanjian Penjualan Gas dengan PGN, Pertamina Gas, dan PLN
Perkuat Infrastruktur Gas, Pertagas Pacu Pertumbuhan Industri dan Ekonomi Nasional
Kebhinekaan dalam Balutan Wastra Nusantara, Pertagas Gelar Upacara Kemerdekaan Serentak
Di Balik Meriahnya Kemerdekaan, Pertagas Tetap Siaga Jaga Keandalan Energi Nasional