Inovasi Pupuk Organik dari Limbah Biosulfur Antarkan PEP Donggi Matindok Field Raih Grand Prize dalam Ajang Inovasi Dunia di China

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 1 September 2025 | 11:00 WIB
Pertamina EP Donggi Matindok meraih penghargaan tertinggi (Grand Prize) di ajang 11th International Exhibition of Inventions (IEI). (Dok. PEP DMF)
Pertamina EP Donggi Matindok meraih penghargaan tertinggi (Grand Prize) di ajang 11th International Exhibition of Inventions (IEI). (Dok. PEP DMF)

"Implementasinya di Indonesia melibatkan berbagai program dan kegiatan untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” jelasnya.

Baca Juga: Tanda-Tanda Dehidrasi Ringan yang Kerap Diremehkan, Dampaknya Berbahaya untuk Ginjal

Tenaga Pendamping SCI, Muh Syair, yang menjadi pengajar sekolah lapang, mengakui tantangan terbesar adalah komitmen petani untuk hadir karena akses lahan yang jauh.

Namun, ia menegaskan bahwa pendampingan ini bukan sekadar mengajarkan keterampilan, tetapi juga menanamkan harapan.

“Petani bukan sekedar profesi tapi juga penyangga kehidupan.

Baca Juga: 4 Pilar AI Telkom: Percepat Digitalisasi, Dorong Daya Saing, dan Kuatkan Talenta Lokal

"Melalui pendampingan ini, kita tidak hanya menabur ilmu tapi juga sebuah harapan untuk perubahan.

"Untuk itu, kami berkomitmen melanjutkan Sekolah Lapang baik di lokasi formal seperti di kantor desa ini ataupun mendekat ke lokasi lahan petani supaya semakin banyak petani yang dapat merasakan manfaat dari program ini,” tuturnya.

Dengan capaian penghargaan Grand Prize di IEI 2025, inovasi Bioferdom tidak hanya menjadi bukti kepedulian Pertamina terhadap lingkungan dan petani lokal, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini