"Saya senang berada di sini. Fasilitasnya bagus, makanan juga enak," ungkap Putra Albiansyah, pemuda asal Kelurahan Batang Serosa, Kecamatan Mandau, Duri.
Baca Juga: Loker BUMN Terbaru: Posisi Keuangan & Administrasi di PT MUM Yogyakarta
Kolaborasi PHR dan PDSI melalui IDTC juga diharapkan menjadi sarana berbagi pengetahuan dari para profesional drilling kepada talenta muda.
Corporate Secretary PHR, Eviyanti Rofraida, menegaskan pentingnya keberlanjutan SDM lokal, terutama di Riau, untuk menjaga ketahanan energi nasional sesuai misi Presiden Prabowo.
"Kita harus menyiapkan generasi muda dalam melanjutkan operasi migas di segala lini.
Baca Juga: Manfaatkan Teknologi Reverse Osmosis, WTJJ Sediakan Keran Air Siap Minum Gratis Berkualitas
"Mulai dari level teknis, hingga manajerial, kami ambil yang terbaik dari sisi kompetensi.
"Siapa lagi yang akan membangun Riau kalau bukan adik-adik semua?" jelasnya.
Sementara itu, VP Corporate Secretary & Legal Counsel PDSI, Rian Dhanisaputra, memaparkan bahwa IDTC awalnya dirancang untuk meningkatkan kapasitas tim PDSI dan menjadi pusat uji kompetensi sertifikasi migas.
Baca Juga: Bisa Kasih Makan Kapibara! Ini Serunya Wisata di Marine Safari Bali
"Selama hampir 20 tahun, IDTC menjadi bentuk komitmen PDSI dalam mendukung pengembangan kapasitas pekerja hulu migas.
"Kini semakin berkembang, kami siap mendukung program vokasi PHR, terima kasih atas kepercayaannya," ungkap Rian.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyatakan bahwa program vokasi di IDTC sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan energi nasional.
"Pertamina Drilling berkomitmen menjalankan operasional yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Artikel Terkait
Buku Melayu Lestari: PHR Teguhkan Komitmen Menjaga Warisan Budaya
PHR Catat Rekor Baru, Alirkan Minyak dari 70 Sumur Baru Sepanjang Bulan Juli 2025
Inovasi “Thorped” PHR Raih Penghargaan Internasional dalam Ajang IEI 2025 di Guangzhou
PHR Dukung Desa Balai Pungut Jadi Destinasi Wisata Sungai Unggulan
PHR Hidupkan Kembali Warisan Melayu Lewat Buku Lestari