"Melalui penguatan vokasi, kami ingin memastikan keberlanjutan energi juga diiringi dengan keberlanjutan kompetensi tenaga kerja lokal, sehingga masyarakat Riau dapat tumbuh bersama industri migas," ujarnya.
Dukungan juga datang dari Bambang Rusdianto, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Provinsi Riau, yang mengapresiasi inisiatif ini.
Baca Juga: Brantas Abipraya Tegaskan Komitmen Ketahanan Air Lewat Pembangunan Bendungan Cijurey di Karawang
"Sesuai amanat Gubernur, kita kurangi pengangguran dan tingkatkan tenaga kerja," katanya, berharap lulusan program vokasi dapat langsung terserap dunia kerja.
Selain meningkatkan kompetensi SDM lokal, program ini juga bertujuan memperkuat ekosistem vokasi melalui kolaborasi multipihak, mendorong pengembangan ekonomi daerah, dan mempererat hubungan perusahaan dengan masyarakat sekitar.
Dengan semangat Creating Shared Value, kolaborasi PHR dan PDSI menjadi langkah nyata dalam membangun masa depan energi Indonesia yang inklusif dan berdaya saing.
Baca Juga: Informasi Penting! KAI Perbarui Nomor WhatsApp Contact Center KAI121 untuk Tingkatkan Layanan
Perusahaan berharap sinergi antara dunia industri dan pendidikan vokasi dapat memperluas peluang kerja dan mencetak lebih banyak talenta muda berkualitas.***
Artikel Terkait
Buku Melayu Lestari: PHR Teguhkan Komitmen Menjaga Warisan Budaya
PHR Catat Rekor Baru, Alirkan Minyak dari 70 Sumur Baru Sepanjang Bulan Juli 2025
Inovasi “Thorped” PHR Raih Penghargaan Internasional dalam Ajang IEI 2025 di Guangzhou
PHR Dukung Desa Balai Pungut Jadi Destinasi Wisata Sungai Unggulan
PHR Hidupkan Kembali Warisan Melayu Lewat Buku Lestari