ID FOOD Perkuat Distribusi Beras SPHP untuk Jaga Harga Tetap Stabil

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Rabu, 10 September 2025 | 16:00 WIB
ID FOOD gencarkan distribusi beras SPHP hingga ribuan ton melalui berbagai saluran untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional. (Dok. ID FOOD)
ID FOOD gencarkan distribusi beras SPHP hingga ribuan ton melalui berbagai saluran untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional. (Dok. ID FOOD)

Baca Juga: Limbah Batu Bara Disulap, Warga Binaan Nusakambangan Buka Peluang Baru

“Kolaborasi penyaluran beras SPHP antara ID FOOD dengan Bulog diharapkan mampu menjaga tren penurunan harga beras yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir,” ujarnya.

Berdasarkan data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 10 September 2025, rata-rata harga beras medium nasional untuk zona 1 (Jawa, Lampung, Sumatra Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi) berada di angka Rp13.491/kg.

Angka ini lebih rendah dari Harga Acuan Pemerintah (HAP) Rp13.500/kg, serta turun dari bulan Agustus 2025 yang tercatat Rp13.820/kg.

Baca Juga: 4 Desa Adat di Bali dengan Cerita dan Keunikannya Masing-masing

Penurunan juga terlihat pada beras SPHP, di mana per 10 September harga rata-rata di zona 1 mencapai Rp12.267/kg, lebih rendah dibanding Agustus yang berada di Rp12.321/kg.

Secara nasional, harga beras SPHP konsisten di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Misalnya, di zona 1 rata-rata Rp12.267/kg, di bawah HET Rp12.500/kg.

“Harga beras yang berangsur turun ini menunjukkan dampak positif dari masifnya intervensi dan kolaborasi penyaluran beras SPHP di berbagai daerah,” sebut Yosdian.

Baca Juga: Ulubelu Ikut Bergerak, Warga Lokal Jadi Bagian Ekosistem Green Hydrogen Pertamina

Masyarakat juga merasakan manfaat dari meningkatnya distribusi beras SPHP. Seorang konsumen di pasar tradisional mengaku lebih mudah mendapatkan beras dengan harga terjangkau.

“Sekarang beras SPHP lebih gampang dicari di pasar, harganya juga lebih murah dibanding bulan lalu. Sangat membantu kebutuhan rumah tangga kami,” ujar Gita (38 tahun), Ibu rumah tangga di Depok.

Pedagang pasar pun menilai distribusi beras SPHP membawa dampak positif bagi ketersediaan stok. “Stok beras di jadi lebih terjamin, dan pembeli juga senang karena ada pilihan harga yang lebih ramah di kantong,” ungkap Catur, pedagang di Jakarta.

Baca Juga: Pertamina Geothermal Energy Perkenalkan Teknologi AEM di Ulubelu, Produksi Green Hydrogen Semakin Nyata

Ke depan, ID FOOD akan terus memperkuat distribusi pangan pokok strategis, menambah titik penjualan, serta bekerja sama dengan pemerintah daerah demi menjaga keterjangkauan harga dan ketersediaan pasokan.

“Kami optimistis, dengan sinergi BUMN pangan, Bulog, dan pemerintah daerah, stabilitas harga pangan dapat terjaga hingga akhir tahun. ID FOOD berkomitmen untuk menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” tutup Yosdian. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini