Jasa Marga Bukukan Laba Rp1,9 Triliun di Semester I 2025, Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Industri Jalan Tol

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 15 September 2025 | 13:30 WIB
Jasa Marga menorehkan kinerja positif sepanjang Semester I Tahun 2025 di tengah kondisi eksternal yang penuh dinamika. (Dok. Jasa Marga)
Jasa Marga menorehkan kinerja positif sepanjang Semester I Tahun 2025 di tengah kondisi eksternal yang penuh dinamika. (Dok. Jasa Marga)

Pada 2025, perseroan kembali membuka rekrutmen melalui Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2025, termasuk jalur khusus kategori disabilitas.

Untuk mendukung kebijakan Employee Well-being Policy, Jasa Marga meluncurkan program Roadster Sportivo (Sport, Art, Interest, Activity, & Community) sebagai wadah kegiatan karyawan di bidang olahraga, seni, hobi, aktivitas, dan komunitas.

Baca Juga: 4 Tempat Kuliner yang Direkomendasikan di Imogiri, Yogyakarta

Inisiatif ini bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan selaras dengan strategi pengembangan talenta.

Sebagai pengembang dan operator jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga konsisten memperkuat implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG).

Sejumlah program unggulan di antaranya:

Baca Juga: PT Mitra Utama Madani Buka Lowongan Account Officer, Cek Penempatan dan Syaratnya!

  • Sertifikasi Green Toll Road Indonesia di empat ruas tol,
  • Penyediaan 157 unit SPKLU di 54 rest area,
  • Pengolahan sampah terpadu di Travoy Rest KM 88B,
  • Penanaman pohon di sepanjang koridor tol,
  • Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam operasional,
  • Pembinaan UMK, serta penerapan prinsip Creating Shared Value (CSV) seperti program Jasa Marga Medical Keliling (Jamedlink) untuk layanan kesehatan gratis di sekitar Jalan Tol Jogja-Bawen dan modernisasi pertanian di wilayah operasional Jalan Tol Jogja-Solo.

Baca Juga: Nikmati Promo Spesial HUT ke-80 KAI, Tiket Kereta Diskon 20% Sepanjang Bulan September 2025

Untuk menjaga pertumbuhan berkelanjutan, Jasa Marga menyiapkan sejumlah langkah strategis hingga akhir tahun.

Dari sisi top line, perusahaan memastikan target pendapatan usaha tercapai melalui pemenuhan SPM jalan tol dan penyesuaian tarif sesuai rencana.

Dari sisi profitabilitas, komitmen menjaga EBITDA diwujudkan dengan alokasi anggaran yang efektif dan efisien guna mendukung program kerja pencipta nilai bagi perusahaan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini