Nanas-Qu, UMKM Binaan Pertamina yang Majukan Petani dan Jaga Lingkungan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 15 September 2025 | 14:30 WIB
Dari desa kecil lahir dampak besar, Nanas-Qu hadir untuk petani dan alam.
Dari desa kecil lahir dampak besar, Nanas-Qu hadir untuk petani dan alam.

Kini jumlahnya lima kali lipat dan diperkirakan bisa menjadi 30 tenaga kerja lokal pada dua tahun ke depan bisa menyerap 30 tenaga kerja.

Baca Juga: Nyore di Bukit Kosakora, Spot Sunset di Gunungkidul untuk Menikmati Panorama Samudera Hindia Saat Senja

Nanas-Qu juga menggandeng lebih dari 900 petani nanas binaan Ngudiono, untuk menyediakan bahan bakunya.

Ngudiono optimistis target itu tercapai karena Nanas-Qu telah sampai ke negara lain. Ia pun membidik pasar baru seperti Timur Tengah dan Asia Timur.

Di dalam negeri, Nanas-Qu juga memperkuat jalur distribusi di berbagai wilayah, termasuk di Jabodetabek.

Baca Juga: Peran Aktif PERURI Diakui Pemkab Karawang, Raih Penghargaan TJSLP Atas Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

"Upaya ini diharapkan mampu mendorong peningkatan omzet sekaligus memperluas jangkauan produk inovasi berbasis nanas," harapnya.

Saat ini, Nanas-Qu membina empat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ngudiono berharap jumlah UMKM binaannya bisa meningkat lima kali lipat.

Caranya dengan memperluas kolaborasi ke desa-desa penghasil nanas lain di Purbalingga dan sekitarnya.

Baca Juga: 4 Tahun Holding Ultra Mikro, PNM Hadirkan Perubahan Nyata untuk Jutaan Perempuan Indonesia

Ekosistem industri olahan nanas lokal dan efek domino ekonomi pedesaan pasti meningkat,” ujar Ngudiono.

Dengan produksi yang meningkat, Nanas-Qu berupaya menjaga kelestarian lingkungan dengan meminimalkan limbah. Sebelumnya, kulit dan pucuk nanas dibuang ke sungai.

Sekarang, sisa olahan itu diubah menjadi pakan ternak dan pupuk kompos, oleh satu kelompok pengelola limbah kulit nanas. Lingkungan sekitar kini lebih bersih.

Baca Juga: 4 Tempat Kuliner yang Direkomendasikan di Imogiri, Yogyakarta

Pertapreneur mengajarkan kami untuk peduli pada 2P, yaitu planet dan people, namun tetap harus profit," kata Ngudiono.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini