Nanas-Qu, UMKM Binaan Pertamina yang Majukan Petani dan Jaga Lingkungan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Senin, 15 September 2025 | 14:30 WIB
Dari desa kecil lahir dampak besar, Nanas-Qu hadir untuk petani dan alam.
Dari desa kecil lahir dampak besar, Nanas-Qu hadir untuk petani dan alam.

Kabar BUMN – Usaha olahan pangan bernama Nanas-Qu yang berhasil meraih posisi kedua dalam ajang Pertamina Pertapreneur Aggregator 2024 terus menunjukkan pertumbuhan pesat.

Produk ini merupakan karya dari CV Siwarak Sejahtera Sentosa Food, salah satu UMKM binaan PT Pertamina (Persero).

Lewat inovasinya, Nanas-Qu turut membuka peluang kerja dan memberdayakan hampir seribu petani nanas madu di Desa Siwarak, Purbalingga, Jawa Tengah.

Baca Juga: Kampung Arab di Indonesia, Bertahan di Tengah Perubahan dan Urbanisasi

Tak hanya itu, mereka juga mendorong ekonomi lokal lewat pengelolaan limbah menjadi produk bernilai dan mengembangkan potensi desa wisata berbasis nanas.

Pemilik CV SSS Food, Ngudiono, bercerita, semula usahanya berkolaborasi dengan puluhan petani nanas madu. Belakangan, jumlah mitra petani terus bertambah.

Dampak positifnya, ketika harga anjlok akibat stok yang melimpah saat musim panen tiba, nanas madu milik para petani bisa diserap oleh CV SSS Food.

Baca Juga: Jasa Marga Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2025, Tegaskan Komitmen pada Tata Kelola Berkelanjutan

Menurut Ngudiono, perkembangan usahanya itu turut dipengaruhi program Pertapreneur Aggregator yang diadakan PT Pertamina (Persero).

Lewat Pertapreneur Aggregator, saya belajar cara membangun rantai pasokan yang adil untuk petani, mengelola produksi agar lebih efisien, dan meningkatkan penghasilan, bukan hanya untuk saya tapi juga petani,” katanya.

Berkat dorongan Pertapreneur Aggregator, kapasitas dan varian produk Nanas-Qu terus berkembang. Dari jus, dodol, manisan, selai, koktail nanas, dan asinan.

Baca Juga: Wujudkan Ketahanan Pangan, PosIND dan Kementan Perkuat Distribusi Produk Peternakan

CV SSS Food semula hanya bisa memproduksi 1.200-1.500 cup olahan nanas madu sehari, kini telah lebih dari 5.000 cup, terlebih dengan adanya bantuan alat hibah dari Pertamina.

Peningkatan produksi memicu bertambahnya tenaga kerja. Awal berdiri pada tahun 2016, Nanas-Qu membutuhkan tiga pekerja tetap.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini