Baca Juga: Deadline 24 September 2025, PT PPI Cari Talenta Muda untuk Magang di Divisi Risiko dan Mutu
Inovasi-inovasi tersebut menjadi bahan pembelajaran berharga bagi NSAF yang tengah mengembangkan sistem pengelolaan jaminan sosial dan layanan pensiun di negaranya.
Kunjungan NSAF kali ini menambah daftar kerja sama internasional TASPEN. Sebelumnya, pada 2024, TASPEN juga menerima kunjungan NSAF saat berlangsungnya Asian Civil Service Pension Association (ACSPA) Chairmanship Meeting di Jakarta.
Tidak hanya itu, TASPEN juga dipercaya menjadi Ketua pertama ACSPA sekaligus tuan rumah penyelenggaraan Asian Civil Service Pension Forum (ACSPF) 2023.
Baca Juga: Dorong Ekonomi Sirkular di Gunungkidul, PLN EPI Jadikan Maggot BSF Solusi Sampah Berkelanjutan
ACSPA sendiri beranggotakan sejumlah lembaga pengelola jaminan sosial dari berbagai negara Asia, antara lain Korea Selatan (GEPS), Filipina (GSIS), Thailand (GPF), hingga Kamboja (NSAF).
Capaian ini menegaskan posisi TASPEN yang terus memperkuat tata kelola transparan, akuntabel, serta inklusif.
Seluruh langkah tersebut juga mendukung visi pembangunan nasional Presiden RI Prabowo Subianto dalam Asta Cita, yang menargetkan hadirnya perlindungan sosial menyeluruh dan berkelanjutan bagi masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara. ***
Artikel Terkait
Pengelolaan SDM Unggul, TASPEN Boyong Tiga Trofi Human Capital Awards 2025
Rayakan HarPelNas 2025, TASPEN Perkuat Layanan Digital dan Sentuh Peserta Secara Langsung
Layanan Andal by TASPEN Hadirkan Akses Digital hingga Daerah 3T
TASPEN Sambangi Pensiunan di Bandung, Dengarkan Langsung Aspirasi dari Peserta
TASPEN Serahkan Ambulans dan Teken MoU dengan Pemkab Jeneponto untuk Perkuat Layanan ASN