“Hari ini kita menggelar operasi pasar besar-besaran di Jawa Timur dengan melepas lebih dari 2.400 ton beras. Gerakan ini tidak berhenti hari ini saja, melainkan akan terus berlanjut hingga akhir tahun untuk menjaga keterjangkauan harga di tingkat masyarakat.
Baca Juga: Ada Loker Sekretaris dari PT GDPS, Posisi Dibuka untuk Lulusan D3 Semua Jurusan
"Kami minta BULOG membuka akses penuh agar masyarakat dapat memperoleh beras dengan mudah, bahkan bila perlu dibuka 24 jam supaya rakyat benar-benar merasakan kehadiran negara,” tegas Mentan Amran.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga memberikan apresiasi besar terhadap dukungan pemerintah pusat dan BULOG.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah ini menjadi langkah nyata agar masyarakat dapat merasakan langsung keterjangkauan harga di pasar.
Baca Juga: Tiket Kereta Api Rp 80.000? Ini Cara dan Syarat Mendapatkannya
“Sinergi lintas sektor ini membuktikan bahwa menjaga stabilitas pangan bukan hanya tugas satu instansi, melainkan gerakan bersama demi kepentingan rakyat. Dengan dukungan pemerintah pusat dan kerja sama semua pihak, Jawa Timur optimistis mampu memastikan pangan tersedia, terjangkau, dan stabil.
"Ini juga sejalan dengan harapan Presiden agar gabah petani dapat terserap dengan harga menguntungkan, sementara masyarakat tetap menikmati beras dengan harga terjangkau,” ujar Khofifah.
Selain beras SPHP, BULOG juga menyalurkan 10.526 liter minyak goreng dan 3.285 kilogram gula pada kegiatan GPM kali ini. Total beras SPHP yang digelontorkan mencapai 2.491 ton, jumlah tertinggi di tingkat provinsi di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Pecinta Jazz Merapat! The Papandayan Jazz Fest 2025 Segera Hadir Oktober Ini
Hal ini menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus menjadi teladan bagi provinsi lain dalam menggelar GPM secara merata hingga ke tingkat kecamatan, polsek, dan koramil.
Direktur Utama BULOG menegaskan bahwa keberhasilan GPM di Jawa Timur tidak lepas dari dukungan penuh seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, Forkopimda, hingga masyarakat luas.
“Berkat sinergi semua pihak, distribusi beras SPHP dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Jawa Timur hari ini menunjukkan contoh nyata bahwa stabilitas pangan dapat diwujudkan dengan kerja sama kolektif.
Baca Juga: Makin Praktis! Begini Cara Scan Tiket QR Whoosh Tanpa Ribet di Stasiun
"Mudah-mudahan langkah ini bisa direplikasi di provinsi lain sehingga kehadiran BULOG semakin dirasakan masyarakat di seluruh Indonesia,” tutup Rizal.***
Artikel Terkait
Sidak BULOG: Rak Ritel Modern Masih Penuhi Stok Beras SPHP dan Premium
Dirut BULOG dan Mentan Pantau Distribusi Beras SPHP di Pasar Lubuk Buaya Padang
BULOG Gandeng Sampoerna Retail Community Perkuat Distribusi Pangan Murah
BULOG Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Kolaborasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Aceh dan Sumut
Distribusi Beras SPHP Bulog Makin Luas, Rajawali Nusindo Andalkan Ritel Modern