BULOG Salurkan 52.400 Ton Jagung Pakan Lewat Program SPHP, Petani dan Peternak Sama-Sama Dilindungi

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Jumat, 26 September 2025 | 08:00 WIB
BULOG menyalurkan 52.400 ton jagung pakan lewat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung. (Dok. BULOG)
BULOG menyalurkan 52.400 ton jagung pakan lewat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung. (Dok. BULOG)

Mereka tersebar di 16 provinsi, yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Lampung, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, NTB, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan.

Baca Juga: Mau ke Bromo? Catat, Jalur Malang dan Pasuruan Ditutup Sementara Akhir September

Proses verifikasi penerima manfaat dilakukan secara ketat oleh Bapanas bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, serta Perum BULOG.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan kesiapan pihaknya menjalankan amanah tersebut.

“Kami siap melaksanakan penyaluran SPHP Jagung 2025 melalui koperasi dan asosiasi yang ditetapkan, dengan stok jagung sebesar 71 ribu ton yang kami miliki.

Baca Juga: Buruan Daftar! Magang BUMN di PT PG Candi Baru Masih Dibuka

"Kami berkomitmen memastikan program ini berjalan tepat sasaran, tertib administrasi, serta memberikan manfaat nyata bagi peternak maupun petani,” katanya.

Skema harga Rp5.500/kg dirancang agar kedua belah pihak mendapat keuntungan.

Petani tetap memperoleh harga lebih tinggi dibanding sebelumnya yang hanya berkisar Rp3.150–Rp4.500/kg, sementara peternak bisa membeli jagung dengan harga terjangkau karena biaya distribusi dan pengolahan ditanggung pemerintah.

Kebijakan ini pun mendapat apresiasi langsung dari para peternak.

Baca Juga: Ragam Kuliner Wajib Dicicipi di Taiwan, Mudah Ditemukan Sampai di Level Kaki Lima

Seorang perwakilan peternak layer asal Jawa Timur menuturkan, “Percepatan penyaluran SPHP jagung ini sangat membantu kami.

"Kami tidak meminta harga murah, tapi harga yang wajar agar usaha bisa berjalan.

"Program ini membuat peternak kecil dan UMKM bisa lebih kuat.”

Baca Juga: PELNI Contact Center Sabet Penghargaan The Best People Development di ICCA 2025

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini