Dengan demikian, pemborosan dapat ditekan, kebutuhan tanaman lebih presisi, dan produktivitas lahan semakin optimal.
Baca Juga: Kuliner Khas Pulau Samosir, Andalkan Rempah, Terutama Andaliman Juga
“Dengan data, kami bisa memprediksi kebutuhan tanaman, mengurangi pemborosan, dan akhirnya meningkatkan produktivitas,” jelas Gusmar.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan kapasitas dan kemampuan karyawan menjadi faktor kunci dalam mendukung program pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan dan energi nasional.
“Regional III ditunjuk sebagai proyek percontohan untuk target 7 ton CPO per hektare.
"Ini bukan hanya angka, tetapi bukti komitmen kami dalam menerapkan praktik perkebunan yang modern dan berkelanjutan,” tutupnya.***
Artikel Terkait
PTPN IV Regional III Rangkul Ratusan Desa, Kemeriahan HUT RI di Riau Kian Berwarna
60 Dekan dan Akademisi Pertanian Kunjungi PTPN IV Regional III, Kagumi Transformasi Digital dan Energi Hijau
Mahasiswa Universitas Lancang Kuning Apresiasi Inovasi Energi Terbarukan Limbah Sawit PTPN IV Regional III
Air Molek Group PTPN IV Regional III Bukukan 40 Ribu Ton Sawit, Produktivitas Terus Tancap Gas
Menabur Harapan, PTPN IV Regional III Wujudkan Impian Anak-anak Panti Asuhan