Bantuan tersebut membuat Indri kembali bangkit, memperluas pasar, dan mengembangkan produk dengan lebih profesional.
Dampaknya terasa signifikan, Mamimu bahkan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Saat ini, oprasional Mamimu melibatkan belasan orang untuk membantu proses produksi dan distribusi.
Kisah Mamimu adalah satu dari 1.367 mitra binaan TASPEN yang tersebar di seluruh Indonesia.
Melalui berbagai program pendampingan, TASPEN terus mendorong lahirnya UMKM tangguh di berbagai sektor, dari kuliner, kerajinan, hingga pertanian.
Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi kerakyatan.
Hal ini tercermin dari hasil Social Return on Investment (SROI) pada Program TJSL Desa Pangan Sejahtera tahun 2024 yang berhasil menembus angka Rp700 juta, berkat investasi senilai lebih dari Rp200 juta.
Baca Juga: Kuliner Khas Pulau Samosir, Andalkan Rempah, Terutama Andaliman Juga
Hal ini menjadi bukti bahwa setiap rupiah yang ditanamkan dalam program TJSL TASPEN memberikan nilai balik berlipat ganda bagi masyarakat.
Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperluas kesempatan kerja dan mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.***
Artikel Terkait
Rayakan HarPelNas 2025, TASPEN Perkuat Layanan Digital dan Sentuh Peserta Secara Langsung
Layanan Andal by TASPEN Hadirkan Akses Digital hingga Daerah 3T
TASPEN Serahkan Ambulans dan Teken MoU dengan Pemkab Jeneponto untuk Perkuat Layanan ASN
TASPEN Jadi Rujukan Internasional, NSAF Kamboja Belajar Mekanisme Pengelolaan Pensiun
TASPEN Siap Tindaklanjuti Masukan OJK, Perkuat Tata Kelola dan Pengelolaan Investasi