Tiga Inisiatif Penyehatan
Krakatau Steel menetapkan tiga langkah strategis:
- Penguatan core business baja – memperkuat fasilitas produksi Hot Strip Mill (HSM) dan Cold Rolling Mill (CRM), serta efisiensi biaya menyeluruh.
- Pengembangan bisnis infrastruktur dan downstream – meliputi kawasan industri, fasilitas penunjang, dan hilirisasi produk baja.
- Restrukturisasi keuangan – termasuk pendanaan modal kerja dari Danantara dan restrukturisasi utang perseroan.
Baca Juga: 4 Kuliner di Pasar Johar, Semarang, Cita Rasa Khas Jawa Tengah yang Lezat
Untuk memperkuat industri baja nasional, dibutuhkan dukungan lebih lanjut, antara lain restrukturisasi utang dan modal kerja, pengendalian tata niaga impor, percepatan proteksi pasar domestik melalui BMAD, safeguard, countervailing duty, hingga BMTP, serta dukungan hilirisasi untuk industri perkapalan, militer, transportasi, dan program 3 juta rumah.
Krakatau Steel juga menargetkan percepatan recovery dengan menjadi “One Stop Services” rantai pasok baja nasional.
Dukungan DPR RI
Baca Juga: Lengkap! Informasi Magang Administrasi Planogram di Kimia Farma Apotek
Komisi VI DPR RI menyambut positif rencana penyehatan ini.
Dukungan yang diberikan mencakup restrukturisasi utang dan penyediaan modal kerja oleh Danantara sebesar USD500 juta secara bertahap, penguatan tata niaga impor, percepatan proteksi pasar domestik, hingga sinergi hilirisasi untuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
DPR juga akan mengadakan rapat kerja dengan berbagai kementerian serta pelaku industri baja untuk memperkuat ekosistem industri nasional.
Baca Juga: Triwulan III 2025, KA Makassar–Parepare Tumbuh 10,89%
“Semua anggota Komisi VI DPR RI mendukung upaya perbaikan untuk Krakatau Steel sebagai industri baja nasional ini bisa lebih maju lagi, dan ini sangat erat kaitannya dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah yang harus terus kita dorong,” jelas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto.
Akbar Djohan menyampaikan apresiasi atas dukungan legislatif ini.
“Tidak ada satu pun negara besar di dunia yang tidak memiliki industri baja yang kuat, sehingga kami bertekad mati-matian membuktikan janji kami yaitu memberikan keuntungan di tahun ini bahkan tahun-tahun berikutnya akan menjadi kenyataan,” ujarnya.
Baca Juga: Jangan Lewatkan! Turnamen Voli Pantai Nasional Sedang Berlangsung di Pantai Glagah Kulon Progo
Artikel Terkait
Krakatau Steel di Persimpangan Strategis, Menyalakan Kembali Api Baja untuk 2025
Perkuat Pasar Eropa, Krakatau Steel Pecah Rekor Ekspor 54.247 Ton Baja CRC ke Spanyol
Dukung Program MBG, Krakatau Steel Produksi Food Tray Berbahan Minyak Nabati Sebanyak 1 Juta Unit per Bulan
Krakatau Steel Bangun Jembatan Gantung, Dorong Kesejahteraan Warga Lebak Banten
Krakatau Steel Fokus Perkuat Ketahanan Industri Baja Nasional di Tengah Persaingan Global