HKI Genjot Pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1A, Konektivitas Sumatra Selatan Kian Kuat

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 7 Oktober 2025 | 18:45 WIB
Pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1A oleh HKI capai 49%. Proyek ini memperkuat konektivitas Sumatra Selatan sekaligus dorong ekonomi lokal. (Dok. Hutama Karya)
Pembangunan Tol Betung–Jambi Seksi 1A oleh HKI capai 49%. Proyek ini memperkuat konektivitas Sumatra Selatan sekaligus dorong ekonomi lokal. (Dok. Hutama Karya)

Kabar BUMN – PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), salah satunya ruas Betung–Jambi Seksi 1A.

Proyek ini kini telah mencapai progres 49% per akhir September 2025 dan akan menjadi penghubung utama antara Betung dan Supat Induk.

“Pada proyek Jalan Tol Betung–Jambi Seksi 1A, HKI mengerjakan mainroad sepanjang 30,8 km, akses road interchange Betung sepanjang 2,2 km, Gerbang Tol Betung, Intersection Betung dan jembatan underpass,” ujar Direktur Operasi III HKI Aditya Novendra Jaya.

Baca Juga: Menko Infrawil AHY Resmikan Travoy Hub KM 05 Jagorawi, Rest Area Urban Pertama dengan Konsep Terpadu TCD

Tol ini akan memangkas waktu perjalanan dari Betung ke Supat Induk, dari yang semula 90 menit lewat jalan nasional menjadi hanya 30 menit. Selain memperkuat konektivitas di wilayah Sumatra Selatan, kehadiran proyek ini juga berdampak langsung pada perekonomian lokal.

Aktivitas konstruksi telah mendorong peningkatan penjualan bahan pokok di kawasan Betung karena banyaknya pekerja proyek.

Tak hanya itu, 38% dari total tenaga kerja yang terlibat merupakan masyarakat sekitar, sehingga membuka peluang kerja baru bagi warga lokal.

Baca Juga: PT Timah Tbk Tegaskan Komitmen Lawan Stunting Lewat Edukasi dan Pemberian Gizi di Karimun

Selain berfokus pada percepatan pembangunan, HKI juga mengedepankan kualitas konstruksi melalui pemanfaatan teknologi mutakhir.

“Teknologi yang digunakan meliputi Building Information Modelling (BIM) untuk koordinasi desain dan pelaksanaan secara efisien, survei topografi berbasis LiDAR untuk akurasi perencanaan, serta Electronic Density Gauge (EDG) untuk verifikasi kepadatan tanah tanpa merusak permukaan."

"Selain itu, UAV Photogrammetry dan Terrestrial Laser Scanner (TLS) dimanfaatkan untuk memastikan keakuratan data volume pekerjaan, sementara Load Scanner digunakan untuk verifikasi volume material."

Baca Juga: Pertamina Maksimalkan Pasokan Energi untuk Sukseskan MotoGP Mandalika 2025

"Inovasi Immersite360 dari HKI, program yang menggabungkan realitas virtual dengan dunia nyata, memungkinkan pemantauan kondisi lapangan secara virtual dan interaktif, sehingga meningkatkan transparansi, efektivitas pengawasan, dan percepatan pengambilan keputusan berbasis data,” jelas Aditya.

Dalam pengerjaannya, proyek Jalan Tol Betung–Jambi Seksi 1A juga menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini