Kabar BUMN - Suasana siang hari di Balai Desa Mundu terasa berbeda.
Tawa, obrolan hangat, dan deru aktivitas memenuhi ruangan ketika sejumlah warga sibuk mengubah bahan sederhana menjadi karya bernilai.
Di tengah semangat itu, PT Elnusa Tbk (Elnusa) hadir melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan membawa pesan penting: sampah bukan sekadar limbah, melainkan sumber penghasilan baru.
Kegiatan ini diikuti oleh pelaku UMKM lokal, ibu-ibu PKK, dan pemuda Karang Taruna.
Mereka datang tidak hanya untuk belajar, tetapi untuk menjadi bagian dari perubahan nyata.
Bersama Rumah BUMN Palangka Raya dan Bandung, serta didukung oleh pemerintah desa dan Dinas Lingkungan Hidup, Elnusa menghadirkan solusi konkret untuk mengembangkan ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.
Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah pelatihan pemanfaatan armada roda tiga yang akan diserahkan Elnusa kepada desa.
Armada tersebut dirancang tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga digunakan untuk mengangkut bahan baku daur ulang dan limbah sabut kelapa.
Dengan sistem logistik yang lebih efisien, produk-produk kerajinan seperti sapu, pot tanaman, hingga tas daur ulang dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Kehujanan Malah Gatal dan Ruam? Bisa Jadi Kamu 'Alergi' Hujan!
“Armada ini kami harapkan menjadi penggerak ekonomi desa.
"Tidak hanya untuk kebersihan, tetapi juga mendukung distribusi produk UMKM agar lebih kompetitif,” ujar Jayanty Oktavia Maulina, Manager Corporate Communication PT Elnusa Tbk.
Artikel Terkait
Elnusa Group Perkuat Reputasi dengan Raihan Prestasi di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2025
Elnusa Tingkatkan Produksi Migas Nasional Melalui Layanan Coiled Tubing Services
Ambil Bagian Sukseskan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Elnusa Petrofin Pastrikan Distribusi BBM Aman dan Andal
Pemkab Sumenep dan Elnusa Sepakat Lanjutkan Kolaborasi, Pembangunan Air Strip Akan Diperkuat
Elnusa Catat Value Creation Rp197,7 Miliar Lewat Ajang Continuous Improvement Program 2025