Pelatihan ini mengusung konsep circular economy, di mana sampah rumah tangga dan limbah sabut kelapa diolah kembali menjadi produk kreatif bernilai jual tinggi.
Baca Juga: Batas Masih Panjang! Ikut Merchant Lucky Ride 2025 dari BRI Palembang, Hadiahnya Motor hingga Emas!
Hasilnya, berbagai produk seperti sapu dan tas daur ulang diproduksi dan dipasarkan melalui UMKM binaan Elnusa.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki keterampilan dan alat untuk mandiri secara ekonomi.
"Pengelolaan sampah menjadi produk bernilai tambah adalah salah satu cara untuk mencapainya,” ungkap Jayanty.
Baca Juga: 4 Rute Kereta Terindah dan Terpopuler di Malaysia, Ada yang Menembus Hutan Belantara
Kepala Desa Mundu, Akifudin, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program ini.
“Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat jadi lebih kreatif dan produktif.
"Pengelolaan sampah yang awalnya menjadi masalah, kini kami dorong untuk menjadi solusi berbasis ekonomi sirkular,” ujarnya.
Baca Juga: Jadi Wajah Digital Pegadaian! Kesempatan Magang untuk Mahasiswa dan Fresh Graduate di Binjai
Program CSR Elnusa ini juga berkontribusi langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta poin 13 (Penanganan Perubahan Iklim).
Dengan langkah nyata seperti ini, Elnusa tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui inovasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan.***
Artikel Terkait
Elnusa Group Perkuat Reputasi dengan Raihan Prestasi di Ajang Anugerah Humas Indonesia 2025
Elnusa Tingkatkan Produksi Migas Nasional Melalui Layanan Coiled Tubing Services
Ambil Bagian Sukseskan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025, Elnusa Petrofin Pastrikan Distribusi BBM Aman dan Andal
Pemkab Sumenep dan Elnusa Sepakat Lanjutkan Kolaborasi, Pembangunan Air Strip Akan Diperkuat
Elnusa Catat Value Creation Rp197,7 Miliar Lewat Ajang Continuous Improvement Program 2025