Melalui misi untuk mendorong operasi hulu migas yang efisien, inovatif, dan berkelanjutan, PHE terus mengoptimalkan perannya dalam menjaga pasokan energi nasional.
Baca Juga: Danau Tondano: Keindahan Alam Minahasa yang Terselip Legenda Cinta dan Kutukan Alam
Pada semester pertama 2025, PHE mencatat produksi minyak 557 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas 2,8 miliar standar kaki kubik per hari (BSCFD).
Selain itu, PHE juga telah melaksanakan 18.714 kegiatan well intervention & services, 628 well workover, serta menyelesaikan 404 sumur pengembangan.
“Capaian ini tidak terlepas dari upaya PHE dalam memaksimalkan peningkatan produksi hulu dengan menjaga baseline produksi dan peningkatan produksi melalui kegiatan eksplorasi dan enhanced oil recovery (EOR),” jelas Akhyar Hidayat, Engineer Inspection PT Pertamina Hulu Indonesia, saat memaparkan kinerja perusahaan dalam konferensi tersebut.
Baca Juga: Bank Mandiri Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi Ekspor di TEI 2025
Dalam mendukung transisi energi nasional menuju masa depan rendah karbon, PHE juga mengembangkan bisnis ramah lingkungan melalui penerapan teknologi Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization Storage (CCUS).
Bersama mitra global, PHE kini tengah membangun portofolio CCS/CCUS dengan kapasitas penyimpanan karbon hingga 7,3 Giga Ton, yang ditargetkan dapat diimplementasikan hingga tahun 2030.
Komitmen PHE terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan turut tercermin dari berbagai capaian keberlanjutan.
Baca Juga: Hingga September, KAI Services Serap 26.702 Tenaga Kerja
Tahun lalu, PHE berhasil meraih 12 PROPER Emas dan 19 PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, 228 penghargaan CSR, serta peringkat Environmental, Social, and Governance (ESG) “BBB” versi MSCI.
Sepanjang tahun 2024, melalui 781 program CSR, PHE berhasil mereduksi emisi karbon sebesar 1.186.873 ton CO₂e (110% dari target) serta membina 370 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Dengan langkah strategis tersebut, PHE semakin memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri migas nasional yang tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada keberlanjutan dan ketahanan energi jangka panjang.***
Artikel Terkait
PHE dan UGM Buka Ruang Kolaborasi Teknologi Hulu Migas di Yogyakarta
Wujudkan Indonesia Emas 2045, PHE Pacu Produksi Migas dan Kembangkan Teknologi Rendah Karbon
Inovasi CR7 PHE Hemat Hingga 132,9 Miliar Rupiah
PHE Gelar Vendor Day 2025, Perkuat Sinergi dengan Penyedia Barang dan Jasa untuk Jaga Ketahanan Energi Nasional
Kolaborasi PHE ONWJ dan ENP, Optimalkan Potensi Gas Bumi dari Wilayah Kerja ONWJ