“Hampir sekitar 10 tahun warga menunggu. Alhamdulillah, dalam waktu yang dekat ini, jaringan listrik dan sarana penerangan khususnya untuk masyarakat bakal terealisasi.
"Kami berterima kasih sebesar-besarnya kepada Presiden Prabowo dan Bapak Menteri ESDM atas kerja kerasnya menghadirkan program ini.
"Listrik ini sangat membantu perekonomian warga dan mendukung anak-anak kami belajar dengan lebih baik," ucapnya haru.
Baca Juga: Ingin Belajar HRD Langsung di BUMN? Kimia Farma Punya Program Magang Menarik!
Hal serupa disampaikan Rohiya, warga Dusun 4 Sungai Putih, yang selama ini mengandalkan genset untuk penerangan malam hari dengan biaya hingga Rp25 ribu per malam.
Ia berharap proses pemasangan listrik di desanya berjalan lancar.
“Biasanya kami nyalakan genset dari jam enam sampai jam sembilan malam, biaya Rp25 ribu semalam. Kalau sedang tak punya uang, ya gelap-gelapan.
Baca Juga: PTPN IV Regional III Gelar Bershalawat, Eratkan Ikatan Spiritual dan Sosial di Air Molek
"Semoga semuanya diberi keselamatan dan kelancaran dalam memasang listrik sampai ke desa kami,” ujarnya.
Dengan gencarnya Program Listrik Desa ini, pemerintah menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan keadilan energi di seluruh Nusantara—agar tak ada lagi desa yang tertinggal dalam kegelapan.***
Artikel Terkait
Jelang Grand Prize Desember, Gelegar PLN Mobile 2025 Masih Buka Peluang di Gelombang Kedua!
PLN dan Warga Bersatu Rehabilitasi Mangrove untuk Tangkal Banjir Rob di Pesisir Utara Jawa Tengah
PLN Nusantara Power UP Pacitan Manfaatkan FABA Jadi Kompos untuk Lahan 6,5 Hektare
Komitmen RI pada Paris Agreement Kian Kuat, PLN Ambil Peran Sentral Dekarbonisasi
PLN Rayakan Hari Listrik Nasional ke-80 dengan Diskon Tambah Daya hingga 50%