Road to Nusa Dua Festival 2025: ITDC Perkuat Ekosistem Pesisir dengan Penanaman 320 Mangrove

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 07:45 WIB
Satu langkah kecil untuk alam, satu komitmen besar untuk masa depan. ITDC tanam 320 mangrove sebagai bagian dari gerakan menuju wisata berkelanjutan.
Satu langkah kecil untuk alam, satu komitmen besar untuk masa depan. ITDC tanam 320 mangrove sebagai bagian dari gerakan menuju wisata berkelanjutan.

Kabar BUMN – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melalui The Nusa Dua bersama UPTD Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai melaksanakan kegiatan penanaman 320 pohon mangrove jenis Rhizophora Mucronata di area Pudut, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Kabupaten Badung.

Berlangsung pada 17 Oktober 2025, penanaman mangrove ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to The Nusa Dua Festival 2025.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan ITDC dalam mendukung program konservasi dan rehabilitasi ekosistem mangrove di kawasan pesisir Bali, sekaligus tindak lanjut dari kerja sama antara ITDC dan UPTD Tahura Ngurah Rai yang telah terjalin sejak tahun 2021.

Baca Juga: Ada Lagi Lowongan Magang BUMN dari PFN, Sedang Dibuka Posisi Manajemen Event

Area Pudut merupakan kawasan konservasi mangrove yang mengalami penyusutan cukup signifikan dari sekitar 14 hektar pada tahun 1970 menjadi hanya sekitar 10 meter persegi akibat abrasi dan berbagai faktor lingkungan lainnya.

Namun, berkat upaya rehabilitasi mangrove yang telah dilakukan secara berkelanjutan selama 15 tahun terakhir, luas area mangrove di area Pudut kini telah pulih mencapai sekitar 3 hektar.

Kondisi penyusutan ini sebelumnya sempat berdampak pada berkurangnya habitat alami berbagai flora dan fauna pesisir, termasuk area peneluran penyu yang menjadi bagian penting dari ekosistem kawasan tersebut.

Baca Juga: Peringati Hari Istimewa, PLN Indonesia Power Salurkan Bantuan Sosial Rp3,03 Miliar Ke 10.000 Penerima Manfaat

Penanaman dilakukan menggunakan metode api-api yaitu penggunaan media kotak bambu ramah lingkungan yang mampu melindungi bibit mangrove dari hama sekaligus mendorong proses sedimentasi alami.

Pola penanaman dibentuk menyerupai huruf “ITDC” sebagai simbol kontribusi nyata perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan.

General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, menyampaikan penanaman mangrove di Area Pudut merupakan wujud nyata komitmen ITDC dalam mengembangkan pariwisata yang berdampak positif.

Baca Juga: TASPEN Serahkan Manfaat THT dan Pensiun kepada Budi Gunawan

Menurutnya, pariwisata yang berkualitas tidak hanya tercermin dari kemegahan infrastruktur dan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari kemampuan suatu destinasi dalam menjaga harmoni antara manusia dan alam.

"Kegiatan penanaman mangrove di area Pudut menjadi bagian dari komitmen ITDC dalam menjalankan prinsip sustainable tourism development. Kami percaya bahwa kemajuan pariwisata harus selalu berjalan beriringan dengan pelestarian alam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini