Batch Drilling Onshore, Langkah Strategis Pertamina EP Wujudkan Efisiensi Hulu Migas

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 18 Oktober 2025 | 08:45 WIB
Batch Drilling Onshore di Lapangan Benuang sukses tingkatkan efisiensi pengeboran hingga 15?n produksi migas lebih dari dua kali lipat dari target awal. (Dok. Batchdrilling)
Batch Drilling Onshore di Lapangan Benuang sukses tingkatkan efisiensi pengeboran hingga 15?n produksi migas lebih dari dua kali lipat dari target awal. (Dok. Batchdrilling)

Dari segi durasi, efisiensi waktu mencapai 24 persen atau sekitar 66 hari, yang berarti lebih banyak sumur dapat dikerjakan dalam waktu yang sama tanpa mengorbankan kualitas pekerjaan.

Baca Juga: Bukit Menoreh, Puncak Tertinggi di Kulon Progo untuk Menikmati Keindahan Yogyakarta dari Ketinggian

Tak hanya itu, metode ini juga membantu menyelesaikan sejumlah tantangan non-teknis di area operasi.

Di antaranya mengurangi aktivitas alat berat, menekan penggunaan air permukaan, serta meningkatkan pengelolaan limbah pengeboran terutama di lokasi yang berdekatan antar sumur.

Dampak ini menjadikan Batch Drilling sebagai solusi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Baca Juga: TASPEN Serahkan Manfaat THT dan Pensiun kepada Budi Gunawan

“Penerapan Batch Drilling Onshore di Adera Field adalah bukti nyata bahwa inovasi dan efisiensi bisa berjalan beriringan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja,” ungkap General Manager Zona 4, Djudjuwanto.

Ia menambahkan bahwa perusahaan akan terus mendorong terobosan baru untuk memperkuat ketahanan energi nasional dengan berkomitmen pada operasi yang excellence, sekaligus memastikan setiap proyek memberi nilai tambah bagi operasional dan lingkungan.

Dari sisi internal, penerapan Batch Drilling juga menjadi momentum perubahan budaya kerja.

Baca Juga: Eksklusif di Langit Musik, Live Performance D’Masiv Japan Tour Bisa Ditonton Hingga Maret 2026

Metode ini menumbuhkan kemampuan tim dalam menghadapi proyek berkompleksitas tinggi, mendorong manajemen risiko yang lebih baik, serta memperkuat budaya kerja yang adaptif dan inovatif melalui pengembangan berkelanjutan (continuous improvement). ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini