“Program ini bukan sekadar bantuan pendidikan, tapi investasi sosial jangka panjang untuk mencetak talenta-talenta penerbangan yang kompeten, mandiri, dan berdaya saing.
Baca Juga: Bukan Sekadar Kolam Tua, Petirtaan Watugede Menjadi Oase Sejarah di Tengah Modernitas Malang
"Harapan kami, kerja sama yang telah terjalin dengan CT Arsa Foundation dan Poltekbang Surabaya terus tumbuh menjadi kolaborasi yang berkelanjutan dan memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Selain beasiswa, AirNav Indonesia juga mendukung berbagai inisiatif pendidikan berkelanjutan yang dijalankan oleh CT Arsa Foundation, termasuk program lingkungan dan pemberdayaan sekolah seperti pembangunan kolam lele, kebun hidroponik, dan penghijauan di SMA Unggulan CT Arsa Deli Serdang serta Sukoharjo.
Program-program tersebut mencerminkan sinergi antara pendidikan, pelestarian lingkungan, dan penguatan kemandirian ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Gelar 26th DCVMN AGM 2025, Bio Farma Wujudkan Komitmen terhadap Ketahanan Kesehatan Dunia
“Melalui Program TJSL, kami mengupayakan keikutsertaan kami dalam pembentukan generasi yang kelak akan berkontribusi besar pada perkembangan industri penerbangan tanah air di masa depan,” tutup Didiet.***
Artikel Terkait
Ribuan Siswa SD Kunjungi Kantor AirNav Indonesia untuk Kenali Dunia Penerbangan
Optimalkan dan Efisiensikan Proses Publikasi, AirNav Indonesia Kembangkan Aplikasi NOTAM Berbasis AI
Program Pertanian dan Peternakan AirNav Indonesia Berjalan di Banjarbaru, Membangun Ekonomi Sirkular
AirNav Indonesia Fasilitasi Uji Coba Seaplane Cessna 172SP di Makassar, Dukung Penguatan Konektivitas Transportasi
AirNav Indonesia Sukses Ukir Capaian, Lima Bintang GRC Jadi Pengakuan Bergengsi