Borobudur Sunrise Kembali Dibuka, InJourney Destination Management Hadirkan Pengalaman Menikmati Matahari Terbit yang Tak Terlupakan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 20 Oktober 2025 | 19:00 WIB
InJourney Destination Management kembali membuka program Borobudur Sunrise, naik struktur candi untuk menyaksikan matahari terbit. (Dok. InJourney Destination Management)
InJourney Destination Management kembali membuka program Borobudur Sunrise, naik struktur candi untuk menyaksikan matahari terbit. (Dok. InJourney Destination Management)

Reaktivasi Borobudur Sunrise menjadi langkah konkret dalam menggabungkan aspek pelestarian dan pengembangan pariwisata komprehensif.

Baca Juga: InJourney Meriahkan JRF 2025 dengan Program “Medal Monday” dan Promo Spesial di Sarinah

Pengelola akan melakukan pengukuran dampak fisik, persepsi pengunjung, serta umpan balik publik sebelum jadwal permanen ditetapkan.

Semua keputusan diambil berbasis data dan prinsip konservasi, termasuk dalam hal penentuan harga tiket yang juga berfungsi sebagai mekanisme kontrol agar pengalaman wisata tetap eksklusif dan berkelanjutan.

“Aktivitas menikmati momen menunggu matahari terbit yang terhenti sejak tahun 2020 ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam menghadirkan kembali salah satu ikon wisata unggulan yang dinanti wisatawan dengan pendekatan yang lebih terkurasi, terbatas, dan istimewa, berbasis pada prinsip pelestarian warisan budaya yang tetap terjaga,” lanjut Febrina.

Baca Juga: Bukan Sekadar Kolam Tua, Petirtaan Watugede Menjadi Oase Sejarah di Tengah Modernitas Malang

Program Borobudur Sunrise menawarkan pengalaman luar biasa: menyaksikan matahari terbit di ufuk timur dengan semburat jingga yang memantul di antara siluet Gunung Merapi dan Merbabu dari puncak Candi Borobudur.

Momen ini menjadi pengalaman kontemplatif yang tak terlupakan bagi pengunjung.

Kegiatan dimulai pukul 04.00 WIB melalui Pintu 7 Taman Wisata Candi Borobudur.

Baca Juga: Gelar 26th DCVMN AGM 2025, Bio Farma Wujudkan Komitmen terhadap Ketahanan Kesehatan Dunia

Setiap pengunjung akan mendapatkan perlengkapan khusus seperti senter, upanat (alas kaki anyaman dari daun pandan, batok kelapa, dan busa ati), pemandu wisata, souvenir, serta sarapan spesial di Bukit Dagi, satu-satunya bukit dalam kompleks Candi Borobudur yang menyajikan panorama menawan.

Usai menikmati sunrise, pengunjung akan diajak bersantap pagi di Bukit Dagi sambil menikmati keindahan Candi Borobudur dan jajaran Bukit Menoreh dari kejauhan, ditemani hidangan otentik khas lokal.

Tiket program Borobudur Sunrise dapat dipesan melalui WhatsApp +62 857 2758 7800 atau situs resmi ticket.injourneydestination.id dengan harga Rp1.000.000 per orang untuk wisatawan domestik maupun mancanegara, dengan kuota maksimal 100 orang per hari.

Baca Juga: Menyalanya Harapan Masyarakat Prasejahtera Bantul Setelah Kehadiran Akses Listrik PLN

Sebagai bagian dari upaya pelestarian, seluruh pengunjung diwajibkan menggunakan upanat untuk mencegah gesekan langsung pada batu candi, sementara sirkulasi pengunjung diatur agar tidak menimbulkan tekanan berlebih pada struktur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini