Kabar BUMN – Pertamina EP Cepu Field (PEP Cepu Field) bersama Pemerintah Kabupaten Blora selenggarakan Panen Raya padi, sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial lingkungan PEP Cepu Field Pusaka Blora.
Program PUSAKA BLORA merupakan inisiatif ESG (Environmental, Social, and Governance) yang dikembangkan Pertamina EP Cepu Field untuk mendorong peralihan dari pertanian konvensional menuju sistem pertanian organik yang lebih sehat, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi tinggi.
Inin adalah sebuah langkah nyata integrasi antara tanggung jawab sosial perusahaan dan ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Perkuat Sisi Lifestyle Layanan dan Aplikasi, BTN Dukung Festival Remember November Yokjakarta
Transformasi tersebut telah menghasilkan peningkatan waktu panen menjadi tiga kali dalam setahun, dengan produktivitas mencapai sekitar 8 ton per hektar.
Selain itu, para petani mampu menghemat biaya produksi hingga Rp4 juta per musim tanam berkat penggunaan pupuk organik hasil olahan sendiri.
Selain aspek ekonomi, PUSAKA BLORA juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang signifikan.
Baca Juga: Langkah Nyata ID FOOD: Benih Padi Unggul untuk Petani dari Barat ke Timur Indonesia
Program ini telah merehabilitasi lebih dari 15 hektare lahan rusak, memproduksi 5–6 ton pupuk organik setiap minggu, serta membentuk jejaring 141 petani binaan di wilayah Blora.
Kegiatan panen raya ini juga menunjukkan bahwa upaya untuk ketahanan energi dan ketahanan pangan dapat berjalan beriringan yg saling mendukung menuju pencapaian Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina melalui Pertamina EP Cepu Field membuktikan bahwa sektor migas dapat tumbuh berdampingan dengan sektor pertanian melalui inisiatif pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Kegiatan Panen Raya ini dihadiri oleh Edi Karyanto, Direktur Perencanaan Strategis, Portofolio, dan Komersial PHE, didampingi oleh Direktur Utama Pertamina EP Cepu (PEPC), Muhamad Arifin, General Manager Zona 11, Zulfikar Akbar, serta Bupati Blora, Arief Rohman.
Mereka meninjau langsung pelaksanaan program unggulan PUSAKA BLORA, yang menjadi simbol harmonisasi antara operasi migas dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Artikel Terkait
Pertamina EP Zona 14 Papua Field Raih Dua Penghargaan Platinum ENSIA 2025 Berkat Inovasi Lingkungan
Pertamina EP Prabumulih Field Sapu Tiga Penghargaan Platinum ENSIA 2025 Berkat Inovasi Lingkungan dan Sosial
Pertamina EP Jatibarang Resmikan Produksi Cairan Perdana dari SP Akasia Bagus Stage 1
Sukseskan Program Pemerintah, Pertamina EP Tanjung Field Gelar Edukasi Pencegahan Stunting dan Demo Masak Bergizi
Batch Drilling Onshore, Langkah Strategis Pertamina EP Wujudkan Efisiensi Hulu Migas