Lebih lanjut, Simon menegaskan bahwa orientasi bisnis Pertamina tidak semata mengejar keuntungan. Kinerja keuangan yang solid juga disalurkan kembali kepada negara dalam bentuk pajak, dividen, dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Hingga pertengahan 2025, kontribusi Pertamina kepada kas negara telah mencapai Rp 225 triliun.
“Pertamina adalah instrumen strategis untuk pembangunan nasional,” ungkapnya.
Baca Juga: 4 Pura di Lombok Warisan Agama Hindu yang Terjaga dengan Baik
Simon menambahkan bahwa dalam upaya memperkuat perannya mendukung visi Asta Cita, Pertamina akan terus berinovasi dan melakukan berbagai inisiatif agar Indonesia semakin mandiri dalam bidang energi. ***
Artikel Terkait
Di APOGCE 2025 Pertamina NRE Paparkan Cara Mempercepat Komersialisasi Energi Bersih
UMKM Pertamina Bersinar di TEI 2025, Bukukan Transaksi Fantastis dan Minat Ekspor Tinggi
Pertamina dan DJP Bersinergi Bangun Ekosistem UMKM Mandiri dan Taat Pajak
Pertamina Dorong Inovasi dan Kolaborasi untuk Ketahanan Energi dan Pangan di Blora
Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Nasional Lewat Transformasi Menyeluruh