PLN dan BKPM Perkuat Sinergi untuk Dorong Investasi Nasional Lewat Solusi Kelistrikan Terpadu

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 06:45 WIB
Penandatanganan Adendum PKS tentang Penyediaan Tenaga Listrik dan Percepatan Investasi di Sektor Ketenagalistrikan oleh BKPM dan PLN di Malang, Jawa Timur, Kamis (16/10). (Dok. PLN)
Penandatanganan Adendum PKS tentang Penyediaan Tenaga Listrik dan Percepatan Investasi di Sektor Ketenagalistrikan oleh BKPM dan PLN di Malang, Jawa Timur, Kamis (16/10). (Dok. PLN)

Lebih dari itu, kolaborasi ini juga membuka peluang besar bagi investasi di sektor energi baru terbarukan (EBT), sejalan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034.

Baca Juga: PELNI Perluas Bisnis Logistik Lewat Kolaborasi Strategis dengan Ditjen Imigrasi dan Pertamina International Shipping

Dalam rencana tersebut, ditargetkan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt (GW), dengan 76 persen atau sekitar 52,9 GW berasal dari EBT dan storage.

RUPTL ini menjadi fondasi penting bagi pengembangan energi bersih di Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“RUPTL hijau ini menghadirkan kepastian dan kemudahan bagi investor, sekaligus mendorong pengembangan proyek energi bersih yang berkelanjutan di seluruh Indonesia,” tutup Adi.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini