Pertamina Hulu Mahakam Ajak Media Kunjungi Sekolah Terapung, Perkuat Sinergi dan Komitmen Pendidikan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Sabtu, 25 Oktober 2025 | 14:45 WIB
Pertamina Hulu Mahakam ajak media kunjungi Program Sekolah Negeri Terapung di Kutai Kartanegara, tunjukkan komitmen terhadap pendidikan dan keberlanjutan lingkungan. (Dok. Pertamina)
Pertamina Hulu Mahakam ajak media kunjungi Program Sekolah Negeri Terapung di Kutai Kartanegara, tunjukkan komitmen terhadap pendidikan dan keberlanjutan lingkungan. (Dok. Pertamina)

Kutai Kartanegara – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Regional Kalimantan Subholding Upstream Pertamina mengundang sejumlah awak media untuk meninjau langsung salah satu program unggulan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Yakni Program Sekolah Negeri Terapung SMPN 6 Anggana di Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Selasa (14/10/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya PHM memperkuat komunikasi yang transparan, konstruktif, dan positif dengan para pemangku kepentingan melalui kunjungan lapangan.

Baca Juga: PT Rajawali Nusindo Buka Lowongan Magang Akuntansi, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Kedatangan para jurnalis ini disambut antusias oleh Kepala Desa Sepatin, Arianto Juanda.

Ia menilai kegiatan tersebut sebagai kesempatan penting untuk memperkenalkan semangat dan potensi masyarakat Desa Sepatin dalam mendukung Sekolah Negeri Terapung SMPN 6 Anggana.

Menurut Juanda, keberadaan sekolah ini adalah bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap pemerataan pendidikan di wilayah pesisir yang sulit dijangkau.

Baca Juga: KAI Perkuat Peran Stasiun Semarang Tawang sebagai Simpul Heritage dan Konektivitas Modern

“Program Sekolah Negeri Terapung ini tidak hanya memberikan harapan baru bagi anak-anak kami untuk terus belajar tanpa terhalang kondisi geografis, tetapi juga menjadi inspirasi bagi kami untuk terus berbenah dan maju bersama,” ungkapnya penuh semangat.

Dalam menjalankan program ini, PHM bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Timur.

Tujuannya adalah memastikan akses pendidikan tetap terjaga di wilayah pesisir yang terpengaruh pasang surut air laut.

Baca Juga: Pulau Tabuhan, Destinasi Sempurna untuk Menikmati Liburan Tropis di Banyuwangi

Sekolah ini dibangun dengan struktur terapung agar proses belajar-mengajar tetap aman dan lancar meskipun kondisi lingkungan berubah akibat pasang air laut.

Selain pembangunan fasilitas sekolah, PHM juga aktif meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, menyediakan sarana belajar tambahan, dan melibatkan masyarakat sekitar agar ikut menjaga keberlanjutan program.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini